BPJAMSOSTEK dan Hiswana Migas Sepakat Wujudkan Perlindungan Program Jamsostek

BPJAMSOSTEK
SINERGI: UsaipPenandatanganan perjanjian kerjasama BPJAMSOSTEK dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi, Senin (4/10/2021).

SURABAYA, kalteng.co – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Dan Gas Bumi (Hiswana Migas) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) tentang sinergi penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

PKS ditandatangani Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin dan Ketua Umum Hiswana Migas, Rachmad Muhamadiyah, di Surabaya, Senin (4/10/2021).

PKS ini untuk mensinergikan sumber daya yang ada dari kedua pihak agar penyelenggaraan program jamsostek berjalan efektif, efisien dan terkoordinasi.

Zainudin mengatakan, Hiswana Migas merupakan salah satu ekosistem yang cukup besar di Indonesia, sehingga dengan sinergi ini akan berdampak baik bagi pekerja.

 “BPJAMSOSTEK menyambut baik kerja sama ini, kita hadirkan di sini seluruh perwakilan cabang, agar kerja sama ini langsung operasional di seluruh cabang kami di daerah,”katanya.

Berita Terkait……BPJAMSOSTEK Hormati Putusan MK

Baca Juga:  Gerebek Besar-besaran, Bandar Ponton dan 20 Orang Diciduk

Ia mengatakan, hal ini sangat penting dilaksanakan karena jamsostek dimandatkan kepada BPJAMSOSTEK sebagai penyelenggara. BPJAMSOSTEK tidak bisa bekerja sendiri, program bagus dari negara harus sampai ke masyarakat dengan dukungan seluruh pihak.

Hiswana Migas merupakan mitra resmi dari Pertamina yang menjalankan unit-unit usaha Pertamina. Anggota Hiswana Migas tersebar di seluruh wilayah Indonesia, terdiri dari pengusaha ritel minyak tanah, SPBU, SPPBE, agen LPG , pelumas, transportir, petrokimia, premium dan minyak solar packed dealer (PSPD) dan agen premium dan minyak solar (APMS).

Profil kepesertaan ekosistem Hiswana Migas berdasarkan kode ILO per Agustus 2021 antara lain 8.274 pemberi kerja/badan usaha sudah terdaftar di BPJAMSOSTEK dengan total 141.960 tenaga kerja. Angka ini akan terus bertambah melihat adanya potensi sejumlah 1.726 pemberi kerja/badan usaha yang belum terdaftar dengan jumlah pekerja 181.230 tenaga kerja.

Baca Juga:  Minta OPD Palangka Raya untuk Menyusun RKA

Sementara itu, Rachmad Muhamadiyah mengatakan, kerja sama ini akan membantu seluruh anggota Hiswana Migas memahami seluruh program jamsostek serta manfaat yang akan diterima.

“Kami sangat senang dengan kerja sama ini, banyak anggota yang belum mengetahui program dan manfaat dari BPJAMSOSTEK. Mudah-mudahan ini bisa membawa manfaat kepada seluruh anggota Hiswana Migas agar mendapat program jamsostek demi melindungi seluruh karyawan atau tenaga kerjanya,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Palangka Raya Budi Wahyudi menyambut baik kerjasama tersebut. “Semoga ini akan berdampak positif bagi dua belah pihak, memiliki kontribusi positif pada kesejahteraan pekerja sektor migas  Indonesia terutama di Palangka Raya. Semoga dapat memperluas cakupan perlindungan jamsostek,” tutupnya. (abw)