Vaksinasi Massal Industri Jasa Keuangan Kembali Digelar

vaksinasi
MENINJAU : Kepala BEI Kalteng Stephanus Cahyo Adiraja (berdiri) ketika melihat proses vaksinasi massal IJK Kalteng di Gedung Palampang Tarung, Palangka Raya, Selasa (12/10/2021).

PALANGKA RAYA, kalteng.co  – Vaksinasi massal Industri Jasa Keuangan (IJK) Kalimantan Tengah (Kalteng) rangkaian HUT Pasar Modal ke-44 kembali digelar di Gedung Palampang Tarung, Palangka Raya, Selasa (12/10/2021). Vaksinasi kedua ini diikuti 2.760 peserta.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalteng, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) bersama dengan Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalteng merupakan salah satu dukungan IJK terhadap Program Pemerintah untuk percepatan target vaksinasi serta dalam rangka pelayanan prima kepada masyarakat agar pemulihan ekonomi segera tercapai.

“2.760 peserta vaksin ini adalah kelanjutan dari vaksinasi tahap pertama yang dilaksanakan bulan lalu. Untuk tahap satu kemarin dari target sekitar 3.416 ada 3.084 yang divaksin. Kenapa hari ini cuma 2.760 peserta karena berdasarkan verifikasi dari Dinas Kesehatan ada beberapa peserta yang sudah melakukan vaksin di tempat lain,” terang Kepala BEI Kalteng, Stephanus Cahyanto Adiraja, kemarin.

Baca Juga:  Honda Vario 150 Makin Canggih dan Pintar

Berita Terkait……Percepat Vaksinasi, Capai Herd Immunity

Cahyo juga berharap dengan adanya kegiatan tersebut bisa mempercepat terbentuknya herd immunity dan menekan laju penyebaran Covid-19 di wilayah Kalteng secara umum dan Palangka Raya secara khususnya, sehingga seluruh kegiatan sosial ekonomi dapat kembali berjalan normal.

Ditempat berbeda, Kepala OJK Kalteng Otto Fitriandy menambahkan, sampai saat ini OJK, BI, FKIJK dan Kadin telah menerima pengadaan kurang lebih 32 ribu dosis vaksin untuk wilayah Kalteng dan sebanyak 28 ribu.

Baca Juga:  Gembong Narkoba Kalimantan Tengah Diborgol

“Termasuk kegiatan vaksinasi yang di Palampang Tarung ini, telah disalurkan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang mobilitas penduduknya tinggi sebagaimana arahan Bapak Gubernur,” katanya.   

Otto juga mengharapkan sinergi dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut dapat dilanjutkan, mengingat diperlukan langkah-langkah extraordinary untuk melawan Covid-19.

“Kami bersama BI dan IJK akan senantiasa mendorong pelaksanaan vaksinasi untuk pencapaian herd immunity dan mempercepat pemulihan ekonomi, mengingat OJK dan BI telah diamanati untuk melakukan vaksinasi sebanyak 10 juta dosis sampai akhir tahun 2021,” tutupnya. (aza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *