Pembahasan KUA-PPAS Barito Selatan Diskors

Pembahasan KUA-PPAS
RAPAT : DPRD Barsel dan TPAD Barsel saat menggelar rapat KUA PPAS di aula rapat DPRD Barsel

BUNTOK, Kalteng.co – Rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) antara DPRD Barito Selatan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (19/11/2021) diskorsing hingga pukul 13.30 WIB.

Ketua DPRD Barsel, Ir HM. Farid Yusran, ada beberapa hal yang harus direvisi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2022 yang diajukan oleh TAPD.

Baca Juga:  Minta Pemkab Barsel Jeli Melihat Potensi Budaya Daerah

Yakni sektor pendapatan. Sebab di dalam naskah usulan yang diajukan oleh TAPD, yakni sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih berupa prakiraan bukan berdasarkan perhitungan secara data.

“Alhamdulillah ada kemajuan, pihak eksekutif sudah menyadari bahwa berhutang tidak boleh lagi, pinjaman reguler karena dibatasi oleh masa jabatan bupati,” kata Farid Yusran.

Menurutnya, dalam membahas pendapatan, tidak bisa hanya mengira-ngira harus berdasarkan perhitungan yang jelas.

Baca Juga:  Barsel Alami Pengurangan DAU Rp17 Miliar

“Oleh sebab itu kita skor rapat pembahasan sampai mereka membuat perhitungan anggaran yang jelas,” ucap dia.

Meskipun, lanjut dia, pengajuan naskah KUA-PPAS ini sebenarnya sudah terlambat, namun bisa diselesaikan tepat waktu.
Seharusnya KUA-PPAS ini disampaikan pada bulan Juni, paling lambat minggu kedua bulan Juli.

“Meski demikian semoga tidak ada hambatan karena batas akhir pembahasan pada 30 Nopember 2021 mendatang,” ucap dia. (ner)