Pengelolaan Barang Daerah Harus Efisien dan Transparan

OPD ; Wakil Bupati Satya Titiek Atyani Djoedir didampingi Sekda Eddy Purwanto, saat memberikan komentar kepada sejumlah awak media usai keduanya memimpin rapat bersama OPD lingkup Pemkab Barsel. FOTO JENERI/KALTENG POS

BUNTOK, Kalteng.co – Kepada Perangkat Daerah (PD) khususnya bagi pejabat atau aparat pengelola barang, diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap tersedianya SDM aparatur yang dapat melaksanakan pengelolaan barang milik Daerah yang efisien, efektif, transparan serta dapat dipertanggungjawabkan. Demikian dikatakan Wakil Bupati Barsel Satya Titiek Atyani Djoedir, Sabtu (11/9/2021) akhir pekan lalu.

Menurut Wabup, pengelolaan barang milik daerah merupakan hal yang sangat penting dan strategis dalam rangka meningkatkan kualitas aparatur pemerintah.

Sebab, kata dia, kualitas dan kemampuan aparatur pemerintah merupakan hal yang sangat menentukan dalam upaya melaksanakan seluruh tugas pemerintahan dan pembangunan secara efektif dan efisien.

Ia menegaskan, yang harus diperbaiki semua Perangkat Daerah (PD) yakni kurangnya mengiventarisasi dan menilai kembali asset tetapnya. Karena selama ini pencatatan asset hanya dari belanja modal seharusnya belanja modal sebesar harga aset ditambah seluruh belanja yang terkait dengan pendapatan /pembangunan asset, sampai siap digunakan.

“Ini menjadi perhatian khusus kita agar aparatur pengolola barang milik daerah lebih meningkatkan kempauannya berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah,” tegasnya.

Menurutnya, langkah dan tindakan yang diperlukan dalam pengelolaan barang daerah sesuai dengan perundang-undangan, yakni sikap mental, perilaku dan kejujuran hal utama yang harus dimiliki oleh aparaturnya.

Hal tersebut, sebagai pedoman pelaksanaan bagi aparat pengelola barang secara menyeluruh, sehingga dapat dipakai sebagai acuan oleh semua pihak dalam melaksanakan tertib adminitrasi pengelolaan barang milik daerah. (ner)