
Kalau Anggrek, Selain Merawatnya Susah, Berbunganya Juga Lama
Karena bahannya organic, jadi bagus juga buat lingkungan,” urainya. Perawatan tanaman berdaun cukup di siram air. Tidak perlu memakai vitamin berbahan kimia. Ketika ingin memberi pupuk, bisa dari hasil fermentasi kulit buah-buahan.
Nuning biasa menyemprot tanamannya dengan air fermentasi tersebut. “Selama ini aku siram air fermentasi itu ke tanaman berbunga. Ngga terlalu berpengaruh untuk memunculkan bunga. Tapi justru daun sama batangnya jadi segar,” sambungnya.
Kenapa lebih suka tanaman berdaun ketimbang tanaman berbunga? Nuning mengaku sejak kecil terbiasa melihat berbagai tanaman berdaun di rumahnya. Maklum, keluarga besarnya pecinta tanaman hias.
Bahkan halaman rumahnya hampir di penuhi tanaman. “Sebenarnya aku bukan tidak suka tanaman berbunga.
Suka juga seperti bunga mawar yang merawatnya gampang dan rajin berbunga. Itu aku suka. Tapi kalau bunga anggrek, selain merawatnya susah, juga berbunganya lama. Aku jadi kurang suka. Meskipun dia juga indah di lihatnya,” pungkasnya. (tur)



