DISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGHukum Dan Kriminal

Kadisbun Kalteng : Harga TBS Kelapa Sawit Kalteng Periode I Februari Tetap Fluktuatif

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perkebunan menggelar rapat penetapan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit periode I Februari 2024. Rapat di Aula Dinas Perkebunan, Senin (19/2/2024), juga menetapkan nilai Indeks Kinerja (Indeks K).

Indeks K merupakan faktor utama penilaian kinerja perusahaan kelapa sawit. Indeks ini mencakup komponen vital produksi dan distribusi minyak sawit. Plt. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng Rizky R. Badjuri mengatakan, penetapan harga TBS kini digelar 2 kali setiap bulannya. Selain harga TBS, ditetapkan pula Indeks K guna melindungi harga jual petani dan cegah persaingan tidak sehat.

“Periode I berlaku tanggal 1-15 bulan berjalan. Periode II mulai tanggal 16 hingga akhir bulan,” terang Rizky. Rizky pun meminta seluruh perusahaan kelapa sawit aktif mengirimkan data perhitungan harga tepat waktu. Sebab data ini menentukan penetapan harga pembelian TBS.

“Hanya 13 PKS yang kirim data saat ini. Masih banyak yang belum, padahal tanpa data tidak bisa hitung harga,” ujarnya. Berdasarkan hasil rapat, harga TBS Kalteng periode I Februari 2024 masih fluktuatif. Harga minyak sawit (CPO) turun jadi Rp11.605,39 per kg (+PPN), dari periode sebelumnya Rp11.877,56. Sementara inti sawit (PK) naik jadi Rp5.995,91 dari Rp5.795,44. Nilai Indeks K ditetapkan 88,37%.

Adapun rincian harga TBS kelapa sawit periode ini adalah: tiga tahun Rp 1.841,35, empat tahun Rp 2.012,53, lima tahun Rp 2.174,62, enam tahun Rp 2.237,92. Kemudian tujuh tahun Rp 2.281,73, delapan tahun Rp 2.385,45, sembilan tahun Rp 2.448,24 dan 10-20 tahun Rp 2.518,10. Rapat dihadiri Kabid Pengolahan Hasil Disbun Provinsi, tim penetapan harga TBS, Forum Petani Sawit, koperasi, dan Dinas Perkebunan setempat. (*/pra)

Related Articles

Back to top button