Hukum Dan Kriminal

Remaja Tewas Mengenaskan, Ayah Tiri Diduga Jadi Pelaku

PURUK CAHU, Kalteng.co – Malam kelam menyelimuti Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya, saat tubuh seorang remaja ditemukan terbujur kaku, bersimbah darah di Jalan Houling Batu Bara, Jumat (11/7/2025). 

Pada jasad remaja itu, diketahui mengalami luka sobek menganga di bagian kepala menjadi saksi bisu kekejaman yang telah merenggut nyawanya tersebut.

Ketika ditemukan, tubuh bocah itu mengenakan kaus oblong dan celana pendek hitam, tergeletak di tanah seperti tak bernyawa. Tak ada suara, tak ada tangis.

Hanya keheningan pekat dan darah yang terus mengalir seakan menyampaikan sebuah pesan betapa keji perlakuan yang ia terima sebelum ajal menjemput.

Yang membuat tragedi ini makin memilukan, dugaan kuat mengarah pada ayah tirinya sendiri sebagai pelaku penganiayaan yang berujung maut.

Sosok yang seharusnya menjadi pelindung justru diduga menjadi dalang dari akhir tragis kehidupan remaja itu.

Kapolsek Laung Tuhup, Ipda Taufik Hidayat, mengonfirmasi, bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih mendalam atas peristiwa berdarah tersebut. 

“Benar, telah terjadi dugaan penganiayaan berat. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di kepala. Kami masih melakukan penyelidikan mendalam,” ujarnya pada Sabtu (12/7/2025).

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih memburu terduga pelaku yang dilaporkan kabur sesaat setelah kejadian. Tim penyidik juga tengah menghimpun keterangan dari saksi-saksi dan mengumpulkan bukti di lokasi kejadian.

Warga sekitar diliputi rasa takut dan duka. Banyak yang tak menyangka, peristiwa mengerikan ini terjadi begitu dekat.

“Kami sangat terkejut… apalagi katanya pelakunya ayah tirinya sendiri. Miris,” ucap salah seorang warga dengan nada gemetar.

Pihak berwajib mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika memiliki informasi terkait keberadaan pelaku. Harapan besar disematkan agar pelaku segera tertangkap dan korban mendapat keadilan. (oiq)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button