Dukung Penuh Workshop BLK, DPRD Barito Utara Tekankan Pentingnya Perencanaan Matang

MUARA TEWEH, Kalteng.co-Langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mempercepat penentuan lokasi pembangunan fasilitas Workshop Balai Latihan Kerja (BLK) mendapat apresiasi positif dari kalangan legislatif. Dukungan ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen daerah dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap pakai.
Anggota DPRD Barito Utara, Suparjan Efendi, menyatakan bahwa keberadaan Workshop BLK yang representatif merupakan kebutuhan mendesak. Hal ini penting untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis.
Perencanaan Matang Jadi Kunci Utama
Meski memberikan dukungan penuh, Suparjan menekankan bahwa pemerintah daerah harus memastikan seluruh tahapan perencanaan berjalan sesuai aturan. Menurutnya, ada tiga aspek krusial yang tidak boleh terabaikan:
Legalitas Lahan: Kepastian status tanah harus klir agar tidak menjadi kendala hukum di masa depan.
Infrastruktur Pendukung: Kesiapan akses dan fasilitas dasar di sekitar lokasi workshop.
Relevansi Program: Materi pelatihan harus sinkron dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI) saat ini.
“Kami di DPRD mendukung penuh rencana ini. Namun, perencanaan harus benar-benar matang. Jangan sampai hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi harus diiringi dengan kualitas pelatihan yang berkelanjutan,” tegas Suparjan Efendi di Muara Teweh, Minggu (8/2/2026).
Solusi Tekan Angka Pengangguran
Suparjan menilai pembangunan Workshop BLK adalah investasi jangka panjang bagi Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Dengan adanya fasilitas pelatihan yang memadai, tenaga kerja lokal diharapkan memiliki daya saing tinggi, baik di level daerah maupun nasional.
Kehadiran BLK ini diproyeksikan menjadi solusi konkret untuk:
Menekan Angka Pengangguran: Memberikan keahlian khusus bagi pencari kerja.
Pemberdayaan Generasi Muda: Membuka akses pelatihan keterampilan teknis bagi lulusan sekolah.
Penguatan Ekonomi: Tenaga kerja yang terampil akan mendorong produktivitas industri lokal.
Fungsi Pengawasan dan Transparansi Anggaran
Dalam merealisasikan proyek strategis ini, Suparjan juga mengingatkan pentingnya sinergi antarperangkat daerah. Ia menekankan agar aspek transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran tetap menjadi prioritas utama.
DPRD Barito Utara berkomitmen untuk menjalankan fungsi pengawasan secara ketat. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap rupiah yang dikucurkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Mewujudkan Visi Barito Utara yang Maju
Penutupan pernyataannya, Suparjan berharap Workshop BLK ini mampu menjadi motor penggerak transformasi SDM. Dengan dukungan sinergis antara eksekutif dan legislatif, proyek ini diharapkan segera memasuki tahap lanjutan dan terealisasi sesuai target.
Langkah ini sejalan dengan visi besar Kabupaten Barito Utara untuk tumbuh menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan berkeadilan melalui penguatan kualitas masyarakatnya. (hms)



