DPRD Kalteng Apresiasi Capaian Kinerja Gubernur Tahun 2025, Soroti Evaluasi Program dan Kualitas Belanja

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan laporan hasil rapat gabungan komisi terkait pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Tengah Akhir Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, belum lama ini.
Laporan tersebut disampaikan juru bicara rapat gabungan komisi, H. Sudarsono, dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam penyampaiannya, Sudarsono menyampaikan apresiasi DPRD terhadap berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sepanjang tahun 2025.
“Secara umum, DPRD Provinsi Kalimantan Tengah memberikan apresiasi atas capaian kinerja Gubernur Kalimantan Tengah pada tahun anggaran 2025,” ujarnya.
Ia menyebut sejumlah indikator makro pembangunan daerah menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 74,86, angka kemiskinan turun menjadi 4,94 persen, serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun menjadi 3,97 persen.
Selain itu, ketimpangan pendapatan yang tercermin dari Gini Ratio juga membaik menjadi 0,292, sementara pertumbuhan ekonomi daerah tercatat mencapai 4,80 persen. Meski demikian, DPRD turut memberikan sejumlah catatan penting yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah ke depan. Salah satunya terkait masih adanya ketidaksesuaian antara target dan realisasi pada beberapa indikator kinerja.
DPRD juga menilai sebagian indikator program belum sepenuhnya berbasis hasil atau outcome, serta kualitas belanja daerah masih perlu ditingkatkan agar lebih efektif dan tepat sasaran. Pembahasan LKPJ Gubernur Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2025 sendiri telah dilaksanakan oleh Tim Pembahasan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah sejak 13 hingga 30 April 2026.
Pembahasan dilakukan melalui berbagai mekanisme, mulai dari rapat internal komisi, rapat dengar pendapat bersama mitra kerja, kaji banding ke Provinsi Jawa Barat, hingga pendalaman bersama tim ahli alat kelengkapan dewan. Sementara itu, pimpinan rapat gabungan komisi dipimpin oleh Arton S. Dohong. Hasil pembahasan yang telah dilaporkan dalam rapat gabungan komisi tersebut disebut telah diterima dan disetujui seluruh fraksi pendukung DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. (bam)




