ALL SPORTBeritaOtomotifSport

Tampil Impresif di Le Mans, Veda Ega Pratama Kian Dekat dengan Level MotoGP

KALTENG.CO-Pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menjadi buah bibir di jagat balap internasional. Aksi heroiknya pada seri Moto3 GP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans tidak hanya memukau penonton, tetapi juga membuat timnya, Honda Team Asia, memberikan julukan baru yang sangat unik: “Boeing 954”.

Lantas, apa makna di balik julukan tersebut dan bagaimana kronologi kebangkitan dramatis Veda di lintasan legendaris Prancis? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Alasan Veda Ega Pratama Dijuluki Boeing 954

Julukan “Boeing 954” pertama kali mencuat melalui unggahan resmi akun media sosial Honda Team Asia pada Selasa (12/5/2026).

Nama ini disematkan sebagai bentuk apresiasi atas kecepatan luar biasa yang ditunjukkan Veda saat melakukan comeback fantastis.

Secara teknis, tidak ada pesawat komersial resmi dengan seri Boeing 954. Namun, angka 954 diyakini merujuk pada kecepatan maksimum pesawat Boeing 787 Dreamliner yang mencapai 954 kilometer per jam.

Tim melihat manuver Veda saat menyalip lawan-lawannya di Le Mans layaknya sebuah jet yang sedang lepas landas. “Pesawat Boeing 954 Pratama memberikan motivasi lebih. Dari posisi 14 ke 4, hal yang biasa Veda lakukan,” tulis pernyataan resmi Honda Team Asia.

Kronologi Aksi ‘Comeback’ Dramatis di Le Mans

Balapan di GP Prancis tidak dimulai dengan mulus bagi pemuda yang sebelumnya dikenal dengan julukan Rocket Boys ini. Berikut adalah fakta di balik perjuangannya:

  1. Start yang Sulit: Veda sebenarnya memulai balapan dari posisi keenam. Namun, kepadatan di tikungan awal membuatnya terjepit dan melorot jauh hingga ke posisi 14.

  2. Ketenangan Mental: Meski tercecer ke papan tengah, Veda tidak menunjukkan kepanikan. Ia perlahan membangun ritme balap yang konsisten.

  3. Overtaking Agresif: Lap demi lap dilewati Veda dengan melakukan aksi salip-menyalip yang berani namun tetap terkontrol.

  4. Finis di Papan Atas: Dari posisi ke-14, ia berhasil merangsek hingga finis di posisi keempat, nyaris mengamankan podium di tengah kompetisi Moto3 yang sangat ketat.

Prospek Cerah di Moto3 Musim 2026

Penampilan impresif ini mempertegas posisi Veda Ega Pratama sebagai kandidat kuat Rookie of the Year Moto3 2026. Keberaniannya bertarung di lintasan basah maupun kering menunjukkan kematangan mental yang melampaui usianya.

Bagi Honda Team Asia, Veda adalah aset berharga yang mampu menghidupkan asa pembalap Asia di kancah Grand Prix. Jika konsistensi ini terjaga, jalan menuju kelas Moto2 atau bahkan MotoGP di masa depan akan terbuka lebar bagi sang “Boeing 954”.

Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Prancis 2026 adalah bukti bahwa talenta balap Indonesia mampu bersaing di level elit dunia. Julukan Boeing 954 kini menjadi simbol baru bagi kecepatan dan determinasi tinggi sang pembalap di lintasan balap internasional. (*/tur)

https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button