
KALTENG.CO-Persaingan memperebutkan takhta tertinggi Super League 2025/2026 memasuki fase krusial. Borneo FC Samarinda sukses memetik poin penuh dalam laga tandang yang dramatis melawan Bali United pada pekan ke-32, Senin (11/5/2026) malam WIB. Kemenangan ini memastikan “Pesut Etam” terus menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen.
Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, laga berakhir dengan skor tipis 3-2 untuk keunggulan tim tamu. Pertandingan ini diwarnai aksi saling balas gol yang menguras emosi pendukung kedua belah pihak.

Jalannya Pertandingan: Brace Peralta dan Gol Penentu Juan Villa
Borneo FC sebenarnya sempat tersentak di babak pertama. Tuan rumah Bali United unggul lebih dulu melalui gol Teppei Yachida pada menit ke-21. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, skuad asuhan Pesut Etam tampil lebih agresif. Hasilnya, Mariano Peralta tampil sebagai pahlawan dengan mencetak dua gol (brace) pada menit ke-49 dan eksekusi penalti di menit ke-74, membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Ketegangan memuncak ketika Bali United sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 akibat gol bunuh diri Caxambu di menit ke-76. Namun, mental juara Borneo FC teruji. Hanya berselang tiga menit, Juan Villa mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-79, sekaligus mengunci skor menjadi 3-2.
Rekor Fantastis Pesut Etam: 11 Laga Tanpa Kekalahan
Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif Borneo FC Samarinda di penghujung musim. Saat ini, mereka mengantongi rekor mentereng:
7 Kemenangan beruntun dalam tujuh laga terakhir.
11 Laga tak terkalahkan (9 menang, 2 imbang).
Tambahan tiga poin ini membuat Borneo FC kini mengoleksi 75 poin, jumlah yang sama persis dengan yang dimiliki oleh Persib Bandung.
Skenario Juara: Menghitung Hari Menuju Pekan Terakhir
Dengan kompetisi yang hanya menyisakan dua pertandingan lagi, margin kesalahan bagi Borneo FC dan Persib Bandung kini berada di titik nol. Keduanya wajib menyapu bersih sisa laga dengan kemenangan.
Namun, Persib Bandung masih memegang kendali tipis. Jika di akhir musim kedua tim memiliki poin yang sama, Pangeran Biru berhak mengangkat trofi juara karena unggul secara head-to-head atas Borneo FC.
Zona Merah: Persis Solo di Ujung Tanduk
Berbanding terbalik dengan papan atas, persaingan di zona degradasi juga tak kalah panas. Persis Solo kini berada di posisi yang sangat sulit setelah terdampar di peringkat ke-16 dengan 28 poin.
Laskar Sambernyawa tertinggal empat angka dari Madura United di posisi aman (peringkat 15). Dengan poin maksimal Persis yang hanya mencapai 34, satu kemenangan saja bagi Madura United di dua laga sisa akan memastikan Persis Solo menyusul Semen Padang dan PSBS Biak turun kasta ke Liga 2.
Klasemen Sementara Super League 2025/2026 (Papan Atas & Bawah)
| Pos | Klub | Poin |
| 1 | Persib Bandung | 75 |
| 2 | Borneo FC | 75 |
| 3 | Persija Jakarta | 65 |
| … | … | … |
| 15 | Madura United | 32 |
| 16 | Persis Solo | 28 |
| 17 | Semen Padang | 20 |
| 18 | PSBS Biak | 18 |



