16 Proyek Belum Selesai, Diperpanjang dan Denda

Proyek Belum
Salah satu paket pekerjaan yang belum selesai dan diperpanjang.

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Proyek di Kabupaten Kapuas yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) Tahun 2021 di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kapuas, khususnya bidang Bina Marga, ternyata masih ada belasan proyek yang belum selesai dikerjakan hingga Januari 2022 ini.

Terkait belum selesainya paket pekerjaan atau proyek tersebut, dibenarkan Kepala Bidang Bina Marga PUPRPKP Kapuas Fahrudin, saat ditemui di Kantor PUPRPKP Kabupaten Kapuas, Jumat (14/1/2022).

“Dari 50 an paket pekerjaan, memang masih 16 paket lagi belum selesai,” ungkap Fahrudin.

Baca Juga:  Dinonaktifkan, Karyawan Tak Terima Keputusan Perumda Tirta Pambelum

Bagi yang belum selesai, lanjut Fahrudin, diberikan kesempatan dengan diperpanjang selama 50 hari, dan dikenakan denda sesuai ketentuan, serta kalau tidak juga selesai maka akan diputus kontrak maupun diblacklist.

“16 paket proyek itu, terdiri 12 paket proyek peningkatan jalan, dan empat paket proyek pembangunan jembatan,” tegasnya.

Fahrudin, berdalih keterlambatan pekerjaan tersebut karena beberapa kendala dihadapi pihak ketiga, misalnya kendala material yang didatangkan dari Kalimantan Selatan.

“Kita ketahui daerah Kalsel beberapa kali terjadi bencana banjir, sehingga mempersulit pasokan material,” kilahnya.