Bahas Tapal Batas dan DOB, Dewan Kapuas Terima Kunker DPRD Kalsel

TERIMA KUNJUNGAN: Ketua Komisi I DPRD Kapuas, Bardiansyah (tiga dari kanan) didampingi Sekretaris DPRD Kapuas Yunabut, Anggota Komisi I Sri Umi Daryatun menyerahkan cendera mata kepada anggota DPRD Kalsel, Senin (4/10).
TERIMA KUNJUNGAN: Ketua Komisi I DPRD Kapuas, Bardiansyah (tiga dari kanan) didampingi Sekretaris DPRD Kapuas Yunabut, Anggota Komisi I Sri Umi Daryatun menyerahkan cendera mata kepada anggota DPRD Kalsel, Senin (4/10).

KUALA KAPUAS,KALTENG.CO-DPRD Kapuas, menerima kunjungan kerja (kunker) DPRD Provinsi Kalsel, Senin (4/10). Kedatangan rombongan wakil rakyat provinsi tetangga ini disambut Ketua Komisi I DPRD Kapuas, Bardiansyah, didampingi Sekretaris DPRD Kapuas Drs. Yunabut, Anggota Komisi I DPRD Kapuas Sri Umi Daryatun.


Menurut Bardiansyah, ada dua isu yang dibahas dalam pertemuan tersebut, antara lain terkait dengan tapal batas antara wilayah Kabupaten Kapuas, Kalteng, dengan Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalsel, yaitu di daerah Anjir Serapat Timur, Kecamatan Kapuas Timur dan Anjir Pasar, Kecamatan Anjir Pasar.

Baca Juga:  Penyerapan DD dan ADD Disorot Bupati Kapuas


“Penyelesaian tapal batas sangat penting, dan selanjutnya terkait Daerah Otonomi Baru (DOB),” ucap Bardiansyah, Senin (4/10).
Politisi Partai Nasdem Kapuas ini, hasil dari pertemuan itu, DPRD Kabupaten Kapuas segera menyurati DPRD Provinsi Kalteng, dan Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi Kalteng untuk memperjelas tapal batas, antara Kabupaten Kapuas dengan Kabupaten Batola.

Baca Juga:  Gaji Karyawan PDAM Kapuas Tetap Dibayar


“Sebalik juga DPRD Provinsi Kalsel berkordinasi dengan Pemerintahan Provinsi Kalsel, dan DPRD Batola, serta Setda Kabupaten Batola,” tegas Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kapuas ini.
Sedangkan terkait DOB, lanjut Bardiansyah, dari Komisi I DPRD Provinsi Kalsel mempelajari keberhasilan DOB yang sudah berjalan di Kabupaten Kapuas, salah satunya yaitu Kapuas Ngaju. “Kami sampaikan informasi dan teknis yang dibutuhkan mereka,” pungkasnya. (alh/uni)