IHT Kompetensi Guru Profesional Berbasis Digital

IHT Kompetensi
BUKA IHT: Kadisdik Kapuas Dr. H. Suwarno Muriyat membuka IHT Peningkatan 4 Kompetensi Dasar Guru Profesional Berbasis Digital (Google Forms) Gugus I Kecamatan Kapuas Timur, di SDN 2 Anjir Mambulau Barat, Jumat (17/9/2021).

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – IHT kompetensi guru profesional berbasis digital. Sedikitnya 50 pendidik dan tenaga kependidikan (pengawas, kepala sekolah dan guru) TK dan SD yang tergabung dalam Gugus I Kecamatan Kapuas Timur mengikuti In House Training (IHT) Peningkatan Empat Kompetensi Dasar Guru Profesional Berbasis Digital (Google Forms) Media Penilaian yang dibuka Kadisdik Kapuas Dr. H. Suwarno Muriyat di SDN 2 Anjir Mambulau Barat, Jumat (17/9/2021) pagi.

Kadisdik mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi dasar Guru profesional dalam pengelolaan pembelajaran dimasa pandemi Covid-19 dan pembelajaran berbasis digital.

Baca Juga:  Tim Gabungan Bekuk Bandar Sabu

“Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen terdapat empat Kompetensi Dasar Guru Profesional, yakni kompetensi profesional, pedagogik, sosial dan kepribadian.  Saya harapkan melalui IHT ini terjadi peningkatan kompetensi dan perubahan paradigma “Merdeka Belajar” pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yang sejalan dengan PRO-PHKC (Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas),” tegas H. Suwarno Muriyat.

Sebelumnya, Edy Surianto selaku Korwil Bidang Pendidikan setempat melaporkan jika IHT kali ini dilaksanakan selama dua hari oleh Gugus I berasal dari tujuh satuan pendidikan TK dan SD se Kecamatan Kapuas Timur dan akan terus berlanjut ke Gugus lainnya.

Baca Juga:  Peserta Kapuas Raih Prestasi Tingkat Kalteng

“Saya bangga melihat Bapak dan Ibu Guru sangat semangat mengikuti IHT, walaupun ada diantaranya yang akan pensiun,” lapor Edy.

Masih ditempat yang sama, narasumber IHT, Bubu yang sehari-hari adalah Pengawas SD Kapuas Timur merasa terdorong melaksanakan kegiatan ini karena melihat banyaknya sarana pembelajaran berbasis digital yang hanya tersimpan di lemari.

“Semoga IHT ini dapat menumbuhkembangkan kompetensi pengawas, kepala sekolah dan guru dalam memanfaatkan aplikasi (Google Forms) sebagai media pembelajaran dan penilaian,” pungkas Bubu. (hmsddk/alh)