Pasca Bencana, Petani Dua Desa Kapuas Belum Dapat Bantuan

LAHAN : Camat Kapuas Kuala Inop bersama Tripika meninjau lahan petani yang gagal panen, beberapa waktu lalu. DOK PRIBADI

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Hantaman gelombang pasang yang terjadi 5 April 2021 lalu dengan ketinggian gelombang sampai memasuki area pertanian, mengakibatkan petani Desa Palampai dan Cemara labat Kecamatan Kapuas Kuala Kabupaten Kapuas gagal panen.

Pasca kejadian musibah bencana ini sudah dilaporkan kepada dinas terkait, namun sampai saat ini masih belum ada bantuan sebagai bentuk perhatian pada para petani. Hal ini dibenarkan Camat Kapuas Kuala, Inop, saat dikonfirmasi, Senin (4/10/2021).

Baca Juga:  Proyek Sanitasi 1.955 Tangki Individual pada 2021

Menurut Inop, musibah yang dialami para petani, khususnya palawija di dua desa tersebut, seperti laporan dan keluhan dari para petani yang disampaikan langsung oleh Ketua Gapoktan tersebut.

Camat menambahkan gagalnya panen palawija yang siap panen, dan tanaman lain tersebut, akibat terjadinya gelombang pasang tinggi yang mengakibatkan air laut masuk ke areal pertanian.

“Dan merendam tanaman yang petani tanam, karena tanggul yang ada sudah hancur,” jelasnya.

Baca Juga:  Terbukti Membunuh, Iwan Divonis 7,5 Tahun

Sebenarnya, lanjut Camat, usai ketua Gapoktan dan masyarakat di dua desa tersebut melaporkan kejadian, hal ini langsung ditindaklanjuti ke instansi terkait, namun sampai saat ini belum ada hasilnya.