APBD 2022 Utamakan Program Prioritas

Harapan Wakil Ketua Dewan kepada Pemkab Gumas
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Binartha
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Binartha

KUALA KURUN,kalteng.co – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Binartha meminta kepada pemerintah kabupaten (pemkab) setempat, agar dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 lebih memperhatikan atau mengutamakan program prioritas.

“Kami ingin setiap program yang disusun oleh seluruh perangkat daerah (PD), agar memperhatikan kepentingan masyarakat yang benar-benar mendesak dan prioritas. Salah satunya di bidang infrastruktur jalan dan jembatan,” kata Binartha, belum lama ini.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) II yang mencakup Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya ini menjelaskan, ada banyak aspirasi masyarakat untuk APBD tahun 2022 mendatang. Untuk itu, perangkat daerah harus bisa memilah dan memilih mana saja aspirasi yang benar-benar prioritas.

“Tidak semua aspirasi masyarakat terakomoodir, mengingat keterbatasan anggaran. Perangkat daerah harus jeli melihat dan memprogramkan aspirasi masyarakat untuk diakomoodir pada APBD 2022 nanti,” tegas politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini. Selain itu, lanjut dia, program tahun 2022 yang disusun perangkat daerah juga harus sesuai serta seirama dengan visi misi bupati dan wakil bupati.

Penyusunan program pembangunan jangan sampai terjebak dalam program atau kegiatan yang ego sektoral atau ego proyek tertentu. “Harus selalu kedepankan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” harap pria yang akrab disapa Obin ini.

Sebelumnya, Bupati Gunung Mas Jaya S Monong memerintahkan kepada seluruh kepala perangkat daerah dan jajarannya, untuk segera menyusun rencana kerja anggaran (RKA) masing-masing, sesuai dengan visi dan misi yang ditetapkan dalam APBD 2022.

“Berdasarkan Permendagri 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2022, salah satu poin pentingnya adalah mengalokasikan anggaran yang memadai untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19 dan dampaknya bagi masyarakat,” tandasnya. (okt/ens)