Jembatan Sei Rawi I Bisa Dibangun Permanen

Harapan Anggota Dewan kepada Pemerintah
Anggota DPRD Gunung Mas,Rayaniatie Djangkan. FOTO DPRD GUMAS UNTUK KALTENG POS
Anggota DPRD Gunung Mas,Rayaniatie Djangkan. FOTO DPRD GUMAS

KUALA KURUN,KALTENG.CO – Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, Jembatan Sei Rawi I yang menghubungkan Desa Tewang Pajangan dengan Desa Tumbang Miwan dan sekitarnya, di Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) sudah ambruk beberapa kali. Terakhir, jembatan lintas kabupaten itu ambruk saat dilintasi truk, Jumat (10/9) lalu.

”Agar tidak kembali ambruk, kami menyarankan kepada perangkat daerah (OPD) terkait, agar membangun Jembatan Sei Rawi I yang permanen,” kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas Rayaniatie Djangkan, belum lama ini.

Menurut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, sudah beberapa kali Jembatan Sei Rawi I rusak, dan dilakukan penanganan darurat. Tentunya jika dibangun permanen, diyakini tidak akan ada lagi terjadi kerusakan di jembatan tersebut.

Baca Juga:  Dorong Terbentuknya Masyarakat Hukum Adat

”Pembangunan jembatan permanen sangat penting sehingga tidak terjadi lagi kerusakan. Jembatan harus dibangun dengan konstruksi baja atau bisa juga beton, untuk memberikan kelancaran dan keamanan kendaraan warga yang melintas,” tuturnya.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) I yang mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya dan Sepang ini berharap adanya dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk pembangunan permanen tersebut. ”Jika didukung oleh seluruh pihak, maka kami yakin pembangunan permanen Jembatan Sei Rawi I ini akan dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunung Mas Baryen menuturkan, penanganan darurat Jembatan Sei Rawi I pasca ambruk sudah dilakukan. Sekarang ini, jembatan telah fungsional kembali dan bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat.

Baca Juga:  Ketua Dewan Apresiasi TNI

”Namun kami mengimbau kepada warga yang melintas dengan menggunakan kendaraan roda empat, agar memperhatikan beban muatan yakni delapan ton. Jangan sampai angkutan melebihi ketika melintas di Jembatan, karena kami khawatir bisa ambruk lagi,” tegasnya.

Dia menambahkan, sekarang ini Jembatan Sei Rawi I dengan panjang 42 meter dan lebar empat meter itu masih berkonstruksi kayu. Diharapkan ke depan, bisa diganti dengan konstruksi baja atau beton, agar bisa bertahan lama. (okt/ens)