Berbagai Instansi Bantu Penyandang Disabilitas Tunarungu Palangka Raya

Disabilitas Tunarungu Palangka Raya
BANTUAN: Para penyandang disabilitas tunarungu di Kota Palangka Raya usai menerima bantuan dari sejumlahi instansi.

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Para penyandang disabilitas tunarungu di Kota Palangka Raya juga merasakan kebahagian di Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Sejumlah instansi seperti Bank Kalteng, BKKBN Kalteng, Pengadilan Tinggi Palangka Raya dan Polda Kalteng menyalurkan bantuan pada DPC Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Kota Palangka Raya.

“Saya mewakili teman-teman tunarungu sangat berterima kasih dengan bantuan yang diberikan menjelang Lebaran lalu, karena sangat membantu para keluarga penyandang disabilitas untuk turut merasakan bahagiannya di hari kemenangan,” kata Ketua DPC Gerkatin Palangka Raya Nisa Hariyani didampingi Normilayanti selaku penerjemahnya pada kalteng.co di Sekretarian DPD Gerkatin Kota Palangka Raya di Kompleks Gatot Gang Daud, Sabtu (15/5/2021).

Baca Juga:  Fairid Bersahabat Dengan Bobby Sejak Kuliah

Ia mengatakan, selain untuk keperluan berlebaran para penyandang disabilitas tunarungu, bantuan tersebut juga mereka pergunakan menggelar buka puasa bersama pada hari terakhir Ramadan.

Lebih lanjut Nisa mengatakan, jumlah penyandang disabilitas tunarungu di Palangka Raya mencapai 40 orang. Sebagian besar dari mereka masih sangat tergantung dengan keluarga.

“Melalui Gerkatin, kami sesama tunarungu berupaya membangun kemandirian dan pemberian pemahaman pada masyarakat luas agar dapat ramah dan menghargai keberadaan para penyadang disabilitas ini,” ujar Nisa .

Baca Juga:  19 Kelurahan Palangka Raya Zona Hijau

Dalam kesempatan ini, Ketua DPD Gerkatin Kalteng Yosna menambahkan, pihaknya sudah mempunyai sejumlah perwakilan di kabupaten/kota di Kalteng.

“Harapannya pemerintah tingkat kabupaten/kota dapat melibatkan para anggota kita dalam program pemeberdayaan ekonomi masyarakat, karena para tunarungu ini sangat rajin dan bersemangat diajak maju dan membangun kemandirian. Sayangnya masih banyak instansi kurang sensitif maupun menyadari keberadaan disabilitas,” ujar Ketua DPD Gerkatin Kalteng Yosna. (tur)