PPKM Dilonggarkan, Optimistis Perekonomian Kembali Menggeliat

PPKM Dilonggarkan
Anggota Komisi II DPRD Kalteng Natalia, ST

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – PPKM dilonggarkan, optimisttis perekonomian kembali menggeliat. Anggota Komisi II DPRD Kalteng Natalia, ST memprediksikan perekonomian akan kembali menggeliat pasca dilonggarkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah dibeberapa daerah di Kalteng.

“Adapun sektor perekonomiannya yang akan tumbuh secara akseleratif diantaranya seperti pariwisata, perhotelan, dan transportasi,”ucap legislator yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) ini kepada Kalteng.co, Minggu (10/10/2021).

Disampaikan Natalia, mobilitas lokal sebenarnya sudah mulai normal sejak positivity rate atau perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan serta tingkat keterisian tempat tidur dirumah sakit mulai menurun.

Baca Juga:  Wisata Kuliner Kalteng Harus Dikembangkan

“Hal ini dikarenakan, tingkat kesadaran masyarakat yang semakin tinggi serta memahami cara menghadapi Covid-19 dengan baik dan benar. Jika disekitarnya banyak orang yang terinfeksi, masyarakat lebih memilih untuk menahan diri diam dirumah. Setelah berkurang, barulah mereka memiliki keberanian untuk keluar,” terang Politisi Partai Hanura Kalteng ini.

Natalia berpesan, agar kelonggaran kebijakan PPKM tidak disambut euforia oleh masyarakat. Untuk itu ia meminta pembatasan kegiatan tersebut dapat dilakukan secara bertahap dan dilakukan evaluasi secara periodik.

“Jadi tidak harus semua dilonggarkan, yang perlu dilonggarkan hanya aktivitas yang berhubungan dengan perekonomian saja,”beber wakil rakyat asal Dapil I Kalteng, meliputi Kabupaten Gunung Mas, Katingan dan Kota Palangka Raya ini.

Baca Juga:  Doakan Kafilah Kalteng Sukses Lomba STQ Nasional

Selain itu sambung Natalia, untuk keseimbangan, kelonggaran aktivitas di rumah ibadah juga bisa diterapkan. Namun, tetap dengan memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

Legislator murah senyum ini juga memberikan penekanan kepada para pelaku dunia usaha, agar dapat terlibat dalam penanganan Covid-19, minimal di ruang usahanya masing-masing. Para karyawan harus melaksanakan vaksin dan juga menerapkan Prokes secara berkelanjutan.

“Dengan adanya kelonggaran PPKM, mari sama-sama kita gunakan situasi ini dengan baik. Semoga dengan melandainya kasus orang terinfeksi Covid-19, dapat menggeliatkan kembali roda perekonomian masyarakat Kalteng ,”tutup Natalia. (pra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *