Rencana PLTA Muara Joloi Masuk Program Nasional

AUDENSI : Komisi IV DPRD Kalteng melaksanakan pertemuan dengan Kementerian PUPR RI Dirjen Sumber Daya Alam (SDA) Provinsi Jakarta, Kamis (18/11/2021). FOTO IST

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Siswandi mengatakan, terhitung tanggal 17-20 November 2021, Komisi IV melaksanakan agenda kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Jakarta, melaksanakan pertemuan dengan Kementerian PUPR RI Dirjen Sumber Daya Alam (SDA).

Pada kesempatan tersebut, Komisi IV menyampaikan beberapa hal penting, salahsatunya yaitu akan dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Muara Joloi, Kecamatan Seribu Riam, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah dengan kapasitas tenaga kurang lebih 280 Mega Watt dan akan masuk dalam Rencana Strategi (Renstra) tahun 2023.

Baca Juga:  Apresiasi Pemko Adakan Gelar Seni Budaya

Politisi Partai Demokrat Kalteng ini menilai, dengan dibangunnya PLTA di Muara Joloi, Kecamatan Seribu Riam, Kabupaten Murung Raya, tentunya akan menjadi kabar baik bagi masyarakat Kalteng.

“Kami berharap dan sangat mendukung sekali adanya rencana program PLTA tersebut. Mengingat lokasi dan SDA kita sangat mendukung, baik dari segi debit air maupun lain sebagainya,”ucap legislator yang membidangi Pembangunan dan Infrastruktur ini kepada Kalteng.co, Kamis (18/11/2021).

Besar Harapan Siswandi dan lainnya, rencana program PLTA dapat segera terealisasi. Dimana menurut info dirjen, program tersebut sebenarnya sudah masuk kedalam Renstra 2022 namun terkendala oleh dampak Covid-19 hingga terjadi recopussing anggaran, sehingga anggaran untuk studi dilakukan pemangkasan.

Baca Juga:  Ular King Cobra Kembali Takluk di Tangan ERP

“Dalam kesempatan itu, kami juga menyampaikan usulan terkait penanganan banjir agar bisa di masukan dalam prioritas penanganan pasca banjir,”tutup Wakil Rakyat Asal Dapil IV Kalteng meliputi Kabupaten Bartim, Barsel, Batara dan Murung Raya ini. (pra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *