Menjaga Stok Ikan, Juli Dinas Perikanan Bakal Restocking

Restocking dinas perikanan
KOMPAK : Kepala Diskan Kota Palangka Raya, Indriarti Ritadewi, bersama jajarannya dari Bidang Perikanan Tangkap serta Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmawas).FOTO: DINAS PERIKANAN KOTA UNTUK KALTENG.CO

PALANGKA RAYA, kalteng.co – Juli 2021, Dinas Perikanan Kota Palangka Raya bakal melakukan restocking di beberapa danau yang ada di Palangka Raya.

Dalam salah satu upaya penambahan stok ikan tangkapan untuk ditebarkan di danau yang dianggap telah mengalami krisis akibat penangkapan ikan, atau tingkat pemanfaatan secara berlebihan ini, nantinya akan ada ratusan ribu benih ikan yang ditebar.

“Rencananya restocking akan kami lakukan pada minggu ke empat bulan Juli 2021 atau awal Agustus. Untuk danaunya sekarang masih kami pilah mana yang tepat untuk dilakukan restocking,” kata Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Ir Indriarti Ritadewi M.AB kepada kalteng.co ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (25/06/2021).

Berita Terkait…..Tebar 20 Ribu Benih Ikan di Barito Selatan

Menurut Indri, dalam setahun biasanya Dinas Perikanan Palangka Raya akan melakukan restocking di tiga tempat. Pada tahun lalu, lanjut dia, ada 92 ribu benih ikan yang ukurannya 5 sampai 7 centi yang direstocking di danau-danau. Beberapa diantaranya, Danau Hanjalutung dan Danau Marang.

“Kalau jenis benih ikannya yang kita restocking tahun lalu, ada haruan, patin dan betok (pepuyu red). Untuk restocking Juli nanti ikan-ikan sungai juga yang akan dilepasliarkan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pada tahun ini jumlah benih ikan yang direstocking meningkat, ada ratusan ribu ikan nantinya yang akan direstocking. Untuk benih ikan ini bantuannya berasal dari Kementerian Kelautan yang diambil dari Mandiangin Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Ada juga bantuan benih ikan untuk restocking yang dari APBD. Kalau yang dari APBD maka benih ikannya akan dibeli dari di Palangka Raya,” terangnya.

Indri menegaskan, ketika pihaknya melakukan restocking di danau, maka pihaknya melakukan penjagaan terhadap danau yang direstoking tersebut selama 3 bulan. Hal ini dilakukan, agar benih ikan yang ditebar di sana bisa tumbuh besar dan tidak diambil sebelum waktunya.

“Jika tidak kita lakukan penjagaan maka ikan yang di restocking di danau bisa habis. Sebab, restocking ini dalam rangka sumber daya perikanan. Supaya ikan tidak punah. Apalagi ada nelayan yang melakukan ilegal fishing. Dengan restocking ini maka otomatis ikan akan tetap lestari,” tandasnya. (aza)