PANDEMIUtama

Pancing Kehebohan, Vaksinasi Covid-19 Berbayar Akhirnya Ditunda

Saham Menguat

Meski program vaksin individu berbayar di tunda, namun harga saham Kimia Farma dengan kode emiten KAEF. Yang di perdagangkan di Bursa Efek Indonesia di tutup menguat sebesar 12,38 persen ke posisi Rp 3.450 per lembar.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Dalam perdagangan hari ini, saham Kimia Farma tercatat sempat menyentuh harga tertinggi saat pembukaan bursa sebesar Rp 3.670 per lembar. Kemudian, saham KAEF mendadak turun ke level terendah Rp 3.200 per lembar. Usai perseroan menyampaikan informasi penundaan program vaksinasi individu berbayar tersebut.

Frekuensi perdagangan saham Kimia Farma tercatat sebanyak 26.005 kali transaksi. Dengan jumlah saham yang di perdagangkan sebanyak 59 juta lembar senilai Rp 204,5 miliar.

Dalam sepekan terakhir, saham KAEF meningkat 5,69 persen. Sedangkan tiga bulan belakangan naik sebesar 35,25 persen. Apabila di bandingkan posisi akhir Desember 2020, saham KAEF saat ini masih bertengger minus 16,94 persen.

Sementara jika di tarik ke data setahun yang lalu saat awal pandemi menyebar di Indonesia. Saham Kimia Farma telah melesat hingga 218 persen. Walau program itu di tunda hingga batas waktu yang belum di tentukan. Hingar bingar vaksin individu berbayar memberikan sentimen positif bagi para investor terhadap saham Kimia Farma.

Kimia Farma menegaskan penyediaan layanan vaksin berbayar di sejumlah kliniknya bukan untuk tujuan komersial alias cari untung. Melainkan untuk mendukung program percepatan vaksinasi nasional dari pemerintah demi mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok. (tur)

Laman sebelumnya 1 2 3 4

Related Articles

Back to top button