Jalan Kolam Terus Berbenah, Dibantu Perusahaan 25 Rit Latrite

PANGKALAN BUN, Kalteng.co – Hingga saat ini kondisi jalan Pangkalan Bun menuju Kotawaringin Lama kondisinya masih belum baik. Untuk itu tahapan perbaikan terus dilakukan oleh pemerintah daerah.
Supaya nantinya para pengendara yang melintas agar merasa nyaman tanpa adanya hambatan.
Tentunya membutuhkan peran serta semua pihak bukan hanya pemerintah daerah saja. Kali ini PT Harapan Hibrida Kalbar-Sungai Bila Estate (HHK-SBE), Union Sampoerna Triputra Persada (USTP) Group memberikan bantuan tanah latrite.
“Kami suport sebanyak 25 rit dum truck (DT) untuk perbaikan ruas Jalan Pangkalan
Bun-Kotawaringin Lama (Kolam). Kami lakukan demi memberikan kemudahan dan akses jalan dapat diperbaiki secepat mungkin,” kata General Manager (GM) PT HHK-SBE Dwi Nugroho.
Menurutnya, dengan menyalurkan bantuan tanah latrite sebanyak 25 rit, sebagai upaya membantu Pemda Kobar memperbaiki ruas Jalan Kolam. Sehingga nantinya dapat memberikan kemudahan dan kelancaran transportasi publik dari Pangkalan Bun ke Kotawaringin Lama ke Sukamara dan daerah-daerah lainnya.
Jalan Pangkalan Bun-Kolam telah menjadi salah satu urat nadi perekonomian yang penting bagi masyarakat karena menghubungkan wilayah dua provinsi yakni Kalteng ke Kalbar. Sejak ruas jalan itu eksis
menggantikan jalur air, banyak lalu lintas orang dan barang.
“Kami berharap dengan adanya bantuan kami, bisa mempercepat proses
perbaikan jalan tersebut selagi cuaca mendukung seperti saat ini,”
ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Muhammad Hasyim Muallim
menyampaikan terima kasih atas peran serta dunia usaha.
Dengan adanya kontribusi perusahaan membantu Pemkab akan memberikan keringanan. Sehingga dalam perbaikan infrastruktur di Kabupaten Kobar termasuk perbaikan Jalan Kolam dapat berjalan dengan baik.
“Terima kasih atas bantuan teman-teman perusahaan, tadi PT HHK-SBE yang telah
menyumbangkan tanah latrite untuk perbaikan Jalan Pangkalan
Bun-Kotawaringin Lama,”singkatnya.(son)




