PENDIDIKANUNIVERSITAS PALANGKA RAYA

UPR Gelar International Conference on Environmental and Natural Resources Management 2024

PALANGKA RAYA, Kalteng.co –  Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR) sukses menyelenggarakan kegiatan 1st International Conference on Environmental and Natural Resources Management (ICENRM) 2024 yang berlangsung di Gedung Pusat Pengembangan IPTEK dan Inovasi Gambut (PPIIG) UPR, belum lama ini.

Konferensi tersebut mengusung tema Environmental and Natural Resources Management in Adapting and Mitigating the Culmination of New Indonesian Capital, dengan menghadirkan pembicara dan peserta dari berbagai negara, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Seminar yang dilaksanakan ini menampilkan 46  paparan dan 4 poster ilmiah yang membahas manajemen lingkungan terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru Indonesia, NUSANTARA,” ucap Humas UPR, Despriawan Imanuel, saat dikonfirmasi Kalteng.co, disela berlangsungnya kegiatan.

Dijelaskan bahwa seluruh materi yang dipresentasikan dalam konferensi ini akan dirangkum dalam bentuk artikel lengkap dan dipublikasikan dalam prosiding internasional sebagai kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pengelolaan lingkungan dan Sumber Daya Alam (SDA).

Selain itu dipaparkan pula hasil penelitian dalam bidang linguistik, pengelolaan wilayah dan kota, biodiversitas di Pulau Kalimantan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, serta memberikan wawasan terkait tantangan dan peluang dalam merancang ibu kota yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, Konferensi ini turut menghadirkan sejumlah keynote speaker ternama, di antaranya Prof. Dr. Ing. Wiwandari Handayani dari Universitas Diponegoro (UNDIP), Indonesia; Dr. Wendy M. Erb dari Cornell University, Amerika Serikat; Prof. Meine van Noordwijk dari The Center for International Forestry Research and World Agroforestry (CIFOR-ICRAF), Bogor, Indonesia; Prof. Mohd Hafiz Dzarfan Othman dari Universiti Teknologi Malaysia; Prof. Akira S. Mori dari Kyoto University, Jepang; dan Prof. Wei-Jun Cyien dari Chaoyang University of Technology, Taiwan. (Ina)

EDITOR: TOPAN 

Related Articles

Back to top button