PENDIDIKANSampit

Video Viral! Diduga Temukan Belatung di Menu MBG di Sampit

SAMPIT, Kalteng.co – Sebuah video berdurasi 12 detik yang menampilkan dugaan temuan belatung pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa membuat heboh warga Kabupaten Kotawaringin Timur.

Rekaman tersebut cepat menyebar di media sosial dan menimbulkan kekhawatiran orang tua murid yang berada di Sampit.

Dalam video, terlihat beberapa siswa menunjukkan sesuatu yang diduga belatung pada lauk makan siang mereka.

Reaksi kaget para pelajar terdengar jelas, disertai suara seseorang yang mengatakan “Gais, MBG kali ini ada belatungnya. Hi sudah sudah sudah. Langsung di lepeh.”

Seragam siswa yang tampak dalam rekaman mengarah pada dugaan bahwa video direkam di lingkungan SMPN 1 Sampit.

Kepala SMPN 1 Sampit, Suyoso menyatakan, pihak sekolah belum dapat memastikan keaslian maupun konteks kejadian dalam video tersebut karena baru mengetahui peredarannya setelah siswa pulang sekolah.

“Yang pertama kali mengetahui video itu adalah guru piket setelah anak-anak pulang. Jadi kebenarannya belum dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Suyoso, Sabtu (15/11/2025).

Ia menjelaskan, distribusi MBG di sekolah baru berlangsung sekitar satu minggu terakhir dan dibagikan saat jam istirahat.

Selama ini, sekolah telah menyediakan mekanisme pelaporan bagi siswa terkait kualitas makanan, namun pada hari kejadian tidak ada laporan masuk.

Pihak sekolah juga mempertanyakan bagaimana rekaman tersebut dapat diambil dan beredar, mengingat aturan sekolah cukup ketat mengenai penggunaan gawai.

Suyoso menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan penyedia MBG dan pihak lain untuk memastikan fakta sebenarnya di lapangan.

“Kami masih mempertanyakan bagaimana video itu bisa beredar. Pihak sekolah akan melakukan penelusuran,” tegasnya.

Viralnya video tersebut menimbulkan banyak reaksi warganet yang meminta adanya evaluasi terhadap kebersihan dan pengawasan makanan MBG, mengingat menu tersebut dikonsumsi siswa setiap hari.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai dugaan temuan dalam video tersebut. (oiq)

EDITOR: TOPAN 

Related Articles

Back to top button