POLITIKA

Golkar Targetkan 12 Kursi di DPRD Kalteng

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalteng, H.M. Ruslan, AS, melalui Ketua Dewan Pertimbangan, H. Abdul Razak, menegaskan bahwa Golkar memiliki target besar dalam perolehan kursi Legislatif khususnya DPRD Provinsi, yakni sebanyak 12 Kursi.

Menurutnya, Partai Golkar akan memaksimalkan potensi calon legislatif di masing-masing Dapil, sehingga ada perwakilan minimal dua orang di setiap Dapil.

“Di Kalteng ada lima Dapil, sehingga kalau ada dua orang perwalian, maka bisa mendapatkan 10 kursi. Itu target minimalnya, tapi akan dimaksimalkan memperoleh 12 kursi,” ucap Abdul Razak, saat dikonfirmasi Kalteng.co, Senin (22/5/2023).

Dijelaskan bahwa Golkar telah mempersiapkan calon legislatif yang akan dipertarungkan, dimana wajah lama atau anggota legislatif saat ini dicalonkan kembali, kecuali Abdul Razak karena dipersiapkan sebagai Calon Gubernur. Kemudian ditambah lagi orang-orang baru, yang memiliki potensi besar untuk merebut perolehan kursi.

“Kami yakin dengan strategi yang disiapkan oleh partai, target minimal 10 kursi dan 12 kursi ini bisa tercapai. Semua kader potensial sudah dipersiapkan menghadapi pesta demokrasi ini. Apalagi Golkar memasang target 10 hingga 12 kursi untuk menambah keterwakilan, hal ini juga tidak lepas dari persiapan partai menghadapi Pilkada,” ujarnya.

Kendati demikian, target yang dipasang tersebut bukan tanpa perhitungan. Pasalnya, Partai Golkar  memiliki banyak kader potensial untuk dicalonkan dan strategi kampanye merebut hati masyarakat, yang salah satunya mengincar pemilih pemula.

“Di Pileg 2024 nanti hasilnya sudah pasti akan lebih baik dibangun 2019, karena semua sudah dipersiapkan semaksimal mungkin dan kami memastikan mengedepankan politik santun. Karena bagi Partai Golkar hal tersebut menjadi salah menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk memenangkan kontestasi politik yang saat ini tengah berlangsung dan tentunya kami terus mendengarkan apa yang diperlukan, sehingga kami yakin bisa merebut hati masyarakat,” tutupnya.(ina)

Related Articles

Back to top button