BeritaPalangka RayaUtama

Pemuda Sebar Hoaks Soal Virus Corona

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemuda sebar hoaks soal virus corona. tidak bijak dalam bermedsos, pria ini dibina Bidhumas Polda Kalteng. Pemuda berinisial Z itu harus berurusan dengan pihak kepolisian karena memposting mengenai Covid-19 yang tidak benar.

Begini ucap pemuda sebar hoaks tersebut dalam postingan facebooknya. ‘Virus corona meningkat drastis kalau mendekati hari raya saja, tapi kalau mendekati pemilu virusnya seperti pantat ayam lemah tak berdaya’.

“Faktanya, mendekati hari raya virus corona tidak mengalami peningkatan drastis. Akan tetapi, setelah hari raya virus corona meningkat drastis yang di antaranya di duga di sebabkan banyaknya masyarakat yang mudik Lebaran dan adanya virus varian baru,” Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui Kabidhumas Kombes Pol Kismanto Eko Saputro, Senin (5/7/2021).

Lanjutnya, sedangkan mendekati pemilu virus corona tidak meningkat drastis. Hal itu di karenakan masyarakat tetap patuh terhadap peraturan pemerintah, mentaati protokol kesehatan dan tidak ada faktor lain terkait politik.

“Jadi, naik dan turunnya jumlah orang yang terpapar Covid-19 tidak sengaja diciptakan karena ada peristiwa atau agenda kegiatan tertentu,” bebernya.

Menurutnya, agar hal ini tidak terulang kembali, pelaku penyebar hoaks di panggil. Pemanggilan itu guna diberikan pembinaan agar bijak bermedia sosial dengan tidak menyebarkan hoaks.

“Dalam hal ini, kami mengedepankan restorative justice atau pembinaan kepada warganet yang tidak bijak bermedia sosial. Itu bertujuan ia tidak mengulangi perbuatannya kembali. Jika yang bersangkutan mengulangi lagi, maka kami akan melakukan penegakan hukum,” tegasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan hoaks. Apabila menerima informasi yang belum jelas kebenarannya jangan langsung disebarkan tapi harus saring sebelum sharing.

“Tanyakan kepada kami terlebih dahulu apabila menerima informasi yang belum jelas atau informasi yang meragukan kebenarannya,” tutupnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button