Jalan Desa Gadabung Rusak

BERLUMPUR: Kondisi jalan di Desa Gadabung, Kecamatan Pandih Batu, tepatnya di dekat Pasar Selasa mengalami kerusakan serius akibat tingginya intensitas hujan beberapa waktu terakhir ini.
BERLUMPUR: Kondisi jalan di Desa Gadabung, Kecamatan Pandih Batu, tepatnya di dekat Pasar Selasa mengalami kerusakan serius akibat tingginya intensitas hujan beberapa waktu terakhir ini.

PULANG PISAU,kalteng.co-Jalan di Desa Gadabung, Kecamatan Pandih Batu mengalami kerusakan parah. Kerusakan itu tepatnya terjadi di jalan poros dekat pasar mingguan yang buka setiap hari Selasa. Kerusakan tidak hanya terjadi pada titik jalan menuju jembatan. Akan tetapi juga pada jembatan daruat.

Warga yang melintasi ruas jalan tersebut harus ekstra hati-hati. Terlebih setelah diguyur hujan. Jalan menjadi berumur dan licin. Kepala Desa Gadabung Suprapto tidak menampik hal itu. “Kerusakan ruas jalan itu karena adanya mobilitas pekerjaan jalan dan jembatan yang mengangkut material,” kata Suprapto saat dikonfirmasi, Selasa (28/12).

Suprapto mengaku, dirinya sudah meminta kepada pihak pengawas proyek untuk memperbaiki ruas jalan tersebut. “Sehingga warga Desa Gadabung yang melintas menggunakan kendaraan roda dua bisa tetap jalan,” ujarnya.

Baca Juga:  Desa Buntoi Diwacanakan Sebagai Desa Adat

Dia mengaku, pihak pengawas merespons apa yang menjadi permintaan warganya. Namun akibat tingginya curah hujan, kondisi jalan tetap mengalami kerusakan atau berlumpur. “Saya melihat pihak rekanan berupaya memperbaiki menggunakan alat berat. Namun kondisi hujan sepertinya agak sulit,” kata dia.

Suprapto mengungkapkan, aktivitas pembangunan jembatan di desanya tersebut juga terus berjalan. “Mudahmudahan intensitas hujan berkurang. Sehingga kondisi kerusakan jalan tidak terlalu parah,” harap Suprapto. Dia menambahkan, ruas jalan tersebut merupakan penghubung jalan antar-desa di kawasan food estate. “Ada jalan alternatif untuk kendaraan roda 2. Namun jalan alternatif itu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Untuk kendaraan roda empat tetap harus melalui jalan poros tersebut,” ucapnya. (art)