Disdik Kotim Susun Jadwal Belajar Tatap Muka Normal

TINJAU: Kadisdik Kotim, Suparmadi rutin meninjau pelaksanaan PTM terbatas./RUSLI
TINJAU: Kadisdik Kotim, Suparmadi rutin meninjau pelaksanaan PTM terbatas./RUSLI

SAMPIT,kalteng.co – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus melakukan evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang saat ini dilakukan secara terbatas.
“Hasil evaluasi sementara, semua tahapan dan ketentuan yang telah diatur sebelumnya masih dipatuhi pihak sekolah. Proses belajar berjalan dengan baik sesuai prokes yang sudah disepakati,” ungkap Kepala Disdik Kotim, Suparmadi, Senin (11/10).
Dia mengaku, terkadang pihak sekolah masih mengeluhkan penyusunan jadwal pembelajaran yang belum bisa dilakukan secara bersamaan. Bahkan, pihak sekolah menginginkan agar proses belajar berlangsung normal seperti biasa.
“Sekarang ini kami sudah menyusun jadwal belajar tatap muka normal, namun harus menunggu rekomendasi dari pihak terkait,” jelas Suparmadi. Apabila, kata Suparmadi jika sudah ada rekomendasi, maka akan dilakukan pembukaan pembelajaran tatap muka secara keseluruhan atau kembali normal seperti biasa, 100 persen.
“Seluruh sekolah di Kotim tetap menerapkan prokes dengan ketat, dengan tetap menerapkan (Pembelajaran Tatap Muka) PTM secara terjadwal,” jelasnya.
Suparmadi bersyukur, edaran terkait pemberlakuan pembelajaran tatap muka ini dilaksanakan dengan baik oleh lembaga pendidikan. Sehingga sampai dengan saat ini pelaksanaanya masih berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
“Sejak awal pemberlakuan PTM terbatas hingga saat ini belum ada laporan adanya pelajar yang terpapar Covid-19. ini merupakan pertanda baik, semua proses belajar terus kami pantau,” tandasnya.
Dia membeberkan, pada awal tahun 2021 lalu pihaknya melakukan pembelajaran dengan dua pola yakni Belajar Dari Rumah (BDR) dimana guru bisa berkunjung ke rumah dan juga pola Dalam Jaringan (daring) menggunakan aplikasi online.
Sekarang bupati sudah mengeluarkan instruksi atau surat edaran terkait pelaksanaan PTM terbatas, dan Alhamdulillah pelaksanaannya berjalan lancar dan aman begitu juga dengan pelaksanaan ujian.
“Walaupun mulai tahun ini sudah tidak ada lagi ujian nasional, pelaksanaanya tetap Disdik yang membuat jadwal hanya soal-soalnya saja guru-guru yang membuat,” terangnya. (sli/ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *