PENDIDIKANUNIVERSITAS PALANGKA RAYA

UPR Dampingi SDN 4 Palangka Bangun Kebun Edukatif sebagai Sarana Belajar Lingkungan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dosen dan mahasiswa Jurusan SEP-Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPT), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Implementasi Kebun Sekolah sebagai Kebun Edukatif” di SDN 4 Palangka.

Kegiatan yang digelar Jumat (10/10/2025) itu berlangsung di Ruang Inklusi SDN 4 Palangka berlangsung meriah dan diikuti antusias oleh siswa, guru dan pihak sekolah.

Program ini merupakan wujud komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan tujuan memperkenalkan pendidikan lingkungan melalui pembelajaran langsung di kebun sekolah.

Pelaksanaan PkM terdiri dari dua rangkaian, yaitu sosialisasi dan pembuatan kebun sekolah. Pada sesi sosialisasi, tim dosen dan mahasiswa memberikan materi tentang manfaat berkebun yang diintegrasikan dengan ragam mata pelajaran, seperti proses fotosintesis, bagian-bagian tanaman, perbedaan tanaman dan tumbuhan, teknik bercocok tanam sederhana, serta manfaat konsumsi sayuran bagi kesehatan.

Suasana semakin hidup saat sesi kuis, di mana siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah. Di akhir kegiatan, seluruh peserta juga menerima susu gratis sebagai bentuk dukungan terhadap pola hidup sehat.

Usai sesi materi, kegiatan berlanjut pada pembuatan kebun sekolah. Dosen dan mahasiswa Agribisnis bersama guru serta siswa bekerja sama menata lahan dan menanam berbagai jenis sayuran, seperti kangkung, sawi, cabai, dan tomat. Kebun ini nantinya menjadi sarana belajar siswa dalam merawat tanaman, sementara tim dari Agribisnis akan terus mendampingi hingga masa panen.

Ketua kegiatan PkM, Betrixia Barbara, menyampaikan bahwa kebun sekolah merupakan sarana pembelajaran kontekstual yang dapat menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini.

“Kebun sekolah bukan hanya tempat menanam sayuran, tetapi menjadi laboratorium hidup yang mengajarkan ilmu pengetahuan, kerja sama, dan tanggung jawab. Kami berharap program ini bisa berjalan berkelanjutan dan menginspirasi sekolah lain,” katanya.

Kepala SDN 4 Palangka, Hartani, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna lewat praktik langsung di kebun.

“Anak-anak bisa memahami bagaimana tanaman tumbuh, bagaimana merawatnya, dan mengapa lingkungan harus dijaga. Mereka belajar sains sekaligus belajar mencintai alam dan bekerja sama,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti kolaborasi produktif antara UPR dan sekolah dasar dalam memperkuat pendidikan lingkungan berbasis pengalaman. Dengan semangat gotong royong, kebun edukatif di SDN 4 Palangka diharapkan terus berkembang dan memberi manfaat jangka panjang bagi siswa sebagai generasi penerus. (oiq)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button