DPRD KALTENG

Warga Manduing Taheta Berharap Pemerintah Stabilkan harga Karet dan Rotan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Masyarakat Desa Mandung Taheta, Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan berharap Pemprov Kalteng dan Pemkab Kabupaten Katingan, untuk menstabilkan harga komoditi karet dan rotan, dimana harapan tersebut disampaikan kepada Anggota DPRD Kalteng, Dra. Hj. Siti Nafsiah, M.Si, saat melaksanakan reses perseorangan ke wilayah setempat.

Pasalnya, banyak masyarakat yang menggantungkan hidupkan dari hasil karet dan rotan terutama di Desa Manduing Taheta dan saat ini fluktuasi harga pasar dari 2 komoditi tersebut masih dibawah rata-rata.

“Ketika melaksanakan reses perseoranganbeberapa waktu lalu, diketahui bahwa salah satu mata pencaharian masyarakat Desa Manduing Taheta, Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan, ada yang bergerak di sektor usaha perkebunan rakyat dengan komoditas unggulan karet dan rotan. Namun belakangan ini, harga kedua komoditi ini justru belum stabil dan cenderung menurun. Hal inilah yang dikeluhkan warga desa setempat,” ucap Siti Nafsiah, saat dikonfirmasi Kalteng.co di gedung dewan, Selasa (21/3/2023).

Wakil rakyat dari Dapil I meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga berharap, aspirasi maupun harapan masyarakat Desa Manduing Taheta terkait stabilitas komoditi karet dan rotan bisa mendapatkan perhatian serta di realisakan oleh pemerintah.

“Tentunya saya berharap kepada pemerintah daerah agar dapat memberikan sebuah solusi atas kondisi tersebut. Mengingat, permasalahan ini sangat erat kaitannya dengan upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Desa Manduing Taheta,” ujarnya.

Kendati demikian, aspirasi lain yang disampaikan oleh masyarakat Manduing Taheta yakni adanya harapan agar pemerintah menggencarkan program pelatihan disektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), seperti pelatihan kerajinan anyaman rotan.

“Mengingat, rotan merupakan salah satu komoditi usaha perkebunan masyarakat di Desa Manduing Taheta, dan kini kondisi harganya pun masih belum stabil. Sehingga melatarbelakangi sebagian kalangan masyarakat untuk mengolah rotan menjadi barang kerajinan guna meningkatkan nilai jual dari rotan itu sendiri,” ungkapnya.

Selain itu, Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalteng ini meminta kepada pemerintah daerah melalui instansi dinas terkaitnya agar dapat segera menanggapi dan menindaklanjuti usulan tersebut, dengan memprogramkan berbagai kegiatan pelatihan secara berkesinambungan.

“Kedepan pemerintah daerah diharapkan tidak hanya sebatas memberikan program-program pelatihan, namun perlu mendukung upaya promosi dan pemasaran dari produk kerajinan rotan yang telah dihasilkan. Sehingga akhirnya perekonomian masyarakat Desa Manduing Taheta tetap maju dan berkembang dan masyarakat pun bisa semakin sejahtera” tutupnya.(ina)

https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button