BeritaEkonomi BisnisMETROPOLIS

Harga Emas Antam Hari Ini 17 Oktober 2025: Mencetak Sejarah di Level Rp 2,4 Juta

KALTENG.CO-Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan sejarah baru pada perdagangan Jumat (17/10/2025), melompat tajam sebesar Rp 78.000 hingga mencapai level fantastis Rp 2.485.000 per gram.

Angka ini memecahkan rekor harga tertinggi sepanjang masa (all-time high) yang sebelumnya sempat berada di kisaran Rp 2.407.000 per gram.

Lonjakan ini tidak hanya terjadi pada harga jual, tetapi juga pada harga buyback (penjualan kembali) yang turut naik Rp 78.000, menjadi Rp 2.334.000 per gram. Fenomena ini mengkonfirmasi emas sebagai instrumen investasi yang paling ‘cuan’ di tengah gejolak global.

Analisis Cuan: Keuntungan Investor Jangka Panjang

Kenaikan harga ini membawa kabar gembira bagi investor jangka panjang. Sebagai ilustrasi, bagi masyarakat yang membeli emas pada November 2022 saat harganya masih di level Rp 936.000 per gram, kini berpotensi meraup keuntungan berlipat ganda.

Jika seseorang memiliki 5 gram emas yang dibeli seharga Rp 4.680.000 pada akhir 2022, nilai jualnya saat ini (dengan harga buyback Rp 2.334.000/gram) mencapai Rp 11.670.000.

Ini berarti, keuntungan kotor yang diraih mencapai hampir Rp 7 juta dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun, menjadikannya aset safe haven yang performanya sulit tertandingi.

Dua Faktor Dominan di Balik Lonjakan Harga Global

Kenaikan harga emas Antam di pasar domestik merupakan refleksi langsung dari kegilaan harga emas di pasar global. Mengutip Reuters, harga emas dunia menembus level psikologis baru, melampaui USD 4.300 per troy ounce pada Kamis (16/10/2025) waktu AS atau Jumat (17/10/2025) waktu Indonesia. Harga emas spot mencapai rekor USD 4.312,00 per troy ounce.

Kenaikan masif ini didorong oleh kombinasi dua faktor utama yang menciptakan iklim sempurna bagi aset safe haven:

1. Ketegangan Geopolitik dan Perang Dagang AS-China

Ketidakpastian geopolitik yang terus meningkat, terutama ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China, mendorong investor besar-besaran beralih ke aset yang dinilai paling aman, yaitu emas. Emas kembali menjadi benteng pertahanan utama melawan risiko pasar dan ketidakpastian politik yang berpotensi memicu perlambatan ekonomi global.

2. Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga The Fed

Faktor domestik AS juga memberikan momentum kuat. Meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan melakukan pemotongan suku bunga dalam waktu dekat, mendorong penguatan harga emas.

Suku bunga yang lebih rendah akan mengurangi imbal hasil (yield) dari aset berdenominasi Dolar AS seperti obligasi, sehingga meningkatkan daya tarik emas sebagai aset yang tidak menawarkan imbal hasil. Analisis pasar memperkirakan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan ini semakin memperkuat dorongan bullish emas.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini (17/10/2025)

Kenaikan harga ini berlaku untuk semua pecahan emas Antam. Berikut rincian harga emas Antam per hari Jumat (17/10/2025) di Butik Emas Logam Mulia:

Berat EmasHarga Jual (Rupiah)
0,5 gramRp 1.292.500
1 gramRp 2.485.000
2 gramRp 4.910.000
3 gramRp 7.340.000
5 gramRp 12.200.000
10 gramRp 24.345.000
25 gramRp 60.737.000
50 gramRp 121.395.000
100 gramRp 242.712.000
250 gramRp 606.515.000
500 gramRp 1.212.820.000
1.000 gramRp 2.425.600.000

Tren lonjakan harga emas global yang kini melampaui level bersejarah ini menggarisbawahi fungsi emas sebagai indikator utama ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, sekaligus menegaskan kembali statusnya sebagai pilihan investasi teraman bagi masyarat. (*/tur)

Related Articles

Back to top button