UCI MTB 2024 di Palangka Raya: Pesepeda Dunia Siap Beraksi, Target Penonton 5.000 Orang

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Union Cycliste Internationale (UCI) Mountain Bike (MTB) Eliminator World Cup 2024 akan digelar pada 19 Mei 2024 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Ajang ini mendapat perhatian besar dari dunia internasional, dengan peserta dari 60 negara yang ikut serta dan siaran langsung ke 132 negara.
Ketua Harian Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kalimantan Tengah, Rahmat Nasution Hamka, mengungkapkan bahwa persiapan untuk UCI MTB Eliminator World Cup 2024 hampir selesai. Persiapan sirkuit telah mencapai 85 persen dan atlet sepeda ternama dunia sudah banyak yang mengonfirmasi kehadiran mereka.
“Persiapan sudah mencapai 85 persen, dan besok akan ada penilaian oleh Polda Kalimantan Tengah terkait kesiapan dan kelayakan event ini. Kami berharap gelaran ketiga ini berjalan aman, lancar, tertib, dan sukses,” ujar Rahmat, Senin, (13/5/2024)
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, menegaskan, bahwa ini adalah kali ketiga ajang balap sepeda gunung dunia dilaksanakan di Palangka Raya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung acara tersebut dan mempromosikan potensi serta keindahan Kalimantan Tengah kepada dunia.
“Kami berharap event internasional ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi Kalimantan Tengah. Melalui UCI MTB, kami berharap Kalimantan Tengah lebih dikenal di kancah internasional,” kata Sugianto.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menambahkan bahwa UCI MTB telah dimasukkan dalam agenda Calendar Of Events (COE) tahun 2024 untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kalimantan Tengah. Dengan demikian, event ini akan menjadi agenda tahunan yang konsisten.
“Pada 19 Mei pagi akan diadakan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) di Kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, kemudian dilanjutkan dengan UCI MTB di Sirkuit SS 1973,” ujarnya.
Edy Pratowo juga menyatakan bahwa event balap sepeda gunung dunia ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengintegrasikan kegiatan budaya dan olahraga untuk mempromosikan potensi daerah.
“Kami ingin ke depan, event besar baik tingkat nasional maupun internasional dapat terus dilaksanakan di Kalteng,” tutupnya. (pra)
EDITOR : TOPAN



