Palangka Raya

11 Kelurahan Terendam Air, 1.302 Jiwa Terdampak di Palangka Raya

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – 11 Kelurahan terendam air, 1.302 jiwa terdampak. Debit air luapan Sungai Kahayan terus meningkat setiap harinya hingga menggenangi pemukiman masyarakat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, mengatakan, sampai saat ini luapan air sungai terus meluas. Ada penambahan tiga kelurahan turut terdampak terendam air.

“Jika sebelumnya ada delapan kelurahan di Kota Palangka Raya terendam oleh genangan air. Kini jumlah itu meningkat menjadi 11 kelurahan yang terdampak luapan air Sungai Kahayan,” katanya, Jumat (16/9/2022).

Menurutnya, dari total seluruh kelurahan yang tergenang luapan air ini, data yang diperoleh tim di lapangan ada sebanyak 1.302 jiwa yang terdampak.

“Kami juga sudah melakukan pelayanan kesehatan di beberapa tempat yang dilakukan oleh puskesmas terdekat dalam melakukan pengecekan terhadap masyarakat yang wilayahnya tergenang air,” ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk prediksi ke depan, pihaknya mendapatkan kabar jika wilayah Kabupaten Gunung Mas sudah mulai surut. Mudahan-mudahan kedepannya untuk Palangka Raya juga mengalami penyusutan debit air.

“Memang untuk kenaikan debit air ini setiap harinya berdasarkan pantauan tim di lapangan itu, berkisar antara 5-10 cm. Kenaikan ini biasanya terjadi pada pagi dan malam hari,” urainya.

Saat ini penanganan yang dilakukan pemerintah, pihaknya terus melakukan pemantauan demi pemantauan dan pengawasan, serta memberi edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya arus listrik di tengah genangan air seperti ini.

Untuk status saat ini masih dalam proses, yaitu siaga darurat banjir. Penyebab banjir ini masih sama seperti sebelumnya, yakni limpahan air dari kabupaten tetangga yang mengalami banjir.

“Kebetulan juga di wilayah Hilir, tepatnya Kabupaten Pulang Pisau air yang membuang ke muara laut disana tertahan. Karena air laut juga saat ini kondisinya mengalami peningkatan,” tandasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button