Menggali Potensi Lokal: Bupati Lamandau Safari Desa Kina, Fokus pada Durian Lokal!

NANGA BULIK, Kalteng.co-Desa Kina, Kecamatan Batang Kawa, Lamandau kembali menjadi saksi kedekatan pemerintah daerah setempat dengan warganya.
Pada Minggu (13/7/2025), Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, melanjutkan agenda safari desanya dengan mengunjungi langsung Desa Kina.
Kedatangan Bupati disambut antusias oleh warga dan tokoh desa setempat, ditandai dengan momen makan bersama dan merasakan sensasi “menyandau” (menunggu) durian langsung bersama masyarakat.
Desa Kina: Surga Durian Lokal Terbaik Lamandau
Dalam kunjungannya, Bupati Rizky Aditya Putra menyoroti potensi besar yang dimiliki Desa Kina. Ia menyebut bahwa desa ini merupakan penghasil buah durian lokal terbaik dengan rasa dan jenis yang khas.
“Potensi Desa Kina cukup besar salah satunya sebagai penghasil buah durian lokal terbaik dengan rasa dan jenis yang khas, harapan saya potensi ini bisa terus dikembangkan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar,” kata Bupati.
Bupati menjelaskan, saat ini keberadaan buah durian di Desa Kina sangat melimpah. Untuk mendapatkannya, warga cukup melakukan tradisi “menyandau” di hutan sekitar desa, lalu menjualnya kepada pengepul yang datang langsung ke rumah-rumah.
Optimalkan Ekonomi Lokal dengan Olahan Durian
Melihat melimpahnya hasil durian, Bupati Lamandau mendorong warga untuk lebih kreatif dalam mengembangkan ekonomi mereka. Beliau menyarankan agar durian tidak hanya dijual mentah, namun juga diolah menjadi produk bernilai tambah.
“Melimpahnya durian ini menjadi modal awal bagi warga untuk mengembangkan ekonomi, misal dibuat makanan olahan seperti tempoyak, ataupun manisan lainnya yang memiliki nilai lebih tinggi,” jelasnya.
Saran ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi peningkatan pendapatan masyarakat, mengubah durian segar menjadi berbagai produk olahan yang bisa dipasarkan lebih luas.
Pesan Penting: Jaga Alam dan Lingkungan
Di akhir kunjungannya, Bupati juga menyampaikan pesan penting kepada warga Desa Kina. Beliau meminta agar masyarakat terus menjaga lingkungan dan alam sekitar sebagai warisan leluhur. Penekanan diberikan untuk tidak menebang pohon secara sembarangan dan menghindari alih fungsi hutan menjadi perkebunan sawit.
Pesan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan potensi lokal seperti durian. (man)




