Suhu Terpanas se-Indonesia, Palangka Raya Tetapkan Status Siaga Bencana Karhutla

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Suhu terpanas se-Indonesia, Palangka Raya tetapkan status siaga bencana Karhutla. Hal itu diambil berdasarkan pertimbangan cuaca ekstrim berupa suhu tertinggi se-Indonesia yang tengah melanda Kota Cantik.
Dimana berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa Ibu Kota Kalimantan Tengah saat ini mencapai suhu tertingginya, yaitu 35,6 derajat celcius.
Atas pertimbangan itu, Wali Kota Palangka Raya menetapkan status siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah yang kini dipimpinnya tersebut. Status ini akan ditetapkan hingga 90 hari mendatang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, bahwa pemerintah setempat tidak ingin kejadian seperti di tahun 2019 terulang kembali. Oleh sebab itu, pihaknya mengambil langkah sejak dini guna mencegahnya.
“Kota Palangka Raya menetapkan status siaga bencana karhutla. Status ini sendiri berlaku sejak 8 Mei-Agustus 2023 mendatang,” katanya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (10/5/2023).
Lanjutnya, artinya penetapan ini akan berlangsung selama 90 hari ke depan. Apabila memang status mendesak, maka pihaknya akan meningkatkan lagi menjadi status tanggap darurat. Oleh sebab itu hal ini akan menjadi atensi bagi pihaknya.
“Kami telah mempersiapkan 300 personel guna mendukung adanya status siaga darurat bencana karhutla ini,” paparnya:
Menurutnya, penyebab latar belakang Palangka Raya menetapkan status ini karena tengah mengalami musim cuaca ekstrim yang suhunya mencapai 35,6 derajat celcius.
“Untuk titik rawan di Palangka Raya berada di Kecamatan Sebangau, Jekan Raya dan Kecamatan Bukit Batu. Berdasarkan data, paling banyak terjadi di Sabangau dan Jekan raya. Ada juga di Pahandut, namun tidak terlalu banyak. Namun patut kita waspadai,” pungkasnya. (oiq)



