Palangka Raya

2.600 Anjing Belum Divaksin Rabies

PALANGKA RAYA, kalteng.co-Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya Renson melalui Kepala Bidang Keswan Kesmavet Pengolahan dan Pemasaran DKPP Sumardi menjelaskan, meskipun di tengah pandemi pihaknya tetap melakukan vaksinasi rabies kepada anjing di Kota Cantik. Target vaksinasi rabies pada tahun 2020 ini adalah sebanyak kurang lebih 7.000 anjing dari total populasi anjing 9.000 ekor.

Sumardi mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya menerima sebanyak  7.000 vaksin rabies. Dari Provinsi Kalteng sebanyak 2.000 vaksin dan dari pengajuan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya sendiri sebanyak 5.000 vaksin.

“Alhamdulilah di tengah pandemi Covid-19 kegiatan vaksinasi rabies yang kita rencanakan pada awal tahun lalu bisa berjalan dengan lancar dan tanpa adanya kendala,” ucapnya kepada Kalteng Pos, Senin (9/11).

Menurutnya, sebanyak 2.000 anjing belum bisa divaksinasi rabies karena pemilik anjing tersebut tidak berkenan hewan peliharaannya divaksin. Padahal vaksinasi rabies ini gratis program Pemko Palangka Raya.

Untuk kegiatan vaksinasi ini sendiri sudah dilakukan mulai April lalu dan sampai saat ini masih terus berjalan. Berdasarkan data rekapan terbaru per Oktober lalu, ada sekitar 4.400 anjing yang sudah dilakukan vaksinasi.

Sementara 2.600 sisanya, masih berproses hingga saat ini, dengan target selambat-lambatnya awal Desember 2020 semua hewan peliharaan khususnya anjing sudah bisa divaksinasi.

“Berkat adanya vaksinasi rabies kepada anjing, alhamdulilah tahun ini di Kota Cantik sangat minim adanya kasus rabies, dari empat kasus gigitan hanya ada tiga anjing saja yang dinyatakan positif rabies,” pungkasnya. (ahm/uni)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button