Pandemi Tak Kurangi Makna HUT RI di Palangka Raya

Pandemi Tak
MENINJAU : Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit Karyawan Yunianto (baju putih) saat meninjau pelayanan masyarakat di Kelurahan Panarung beberapa waktu lalu. FOTO DEWAN UNTUK KALENG POS

PALANGKA RAYA, Kalteng.co– Pandemi tak kurangi makna HUT RI di Palangka Raya. Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto mengimbau masyarakat tidak menggelar perlombaan 17-an yang berpotensi mengundang kerumunan dalam memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan RI tahun 2021 ini.

Hal tersebut menurutnya dikarenakan saat ini Kota Palangka Raya masih dalam suasana menghadapi pandemi Covid-19. Meski ada pembatasan rangkaian kegiatan, seperti upacara dan berbagai lomba, hal ini dikatakannya tentu saja tidak akan sedikit pun mengurangi makna untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI.

“Pemerintah pusat juga sudah mengeluarkan edaran melalui SE Mendagri Nomor 0031/4297/SJ tentang pedoman teknis peringatan HUT RI ke-76 tahun ini. Semuanya menekankan pada penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat dalam setiap bentuk peringatannya,” ujar Sigit, Minggu (15/8/2022).

Baca Juga:  Dukung Palangka Raya Menuju Smart City

Untuk itu, Politisi PDI Perjuangan ini juga mengajak masyarakat untuk mematuhi instruksi pemerintah, baik melalui edaran pemerintah pusat tersebut ataupun kebijakan perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 23 Agustus 2021 mendatang.

Menurutnya, terbitnya kebijakan pedoman khusus dalam peringatan HUT RI hingga pelaksanaan PPKM tersebut, sebagai upaya pemerintah mengurangi penyebaran virus Covid-19, maupun varian baru yang lebih berbahaya.

Di sisi lain, untuk lomba-lomba 17an sebagaimana yang diatur dalam SE Mendagri, dirinya berharap meski digelar melalui media virtual namun tidak mengurangi semangat untuk menyemarakkan suasana menyambut peringatan HUT RI.

“Untuk kegiatan seremonial memang disarankan untuk tetap dilakukan melalui media virtual. Namun jika ingin melaksanakan asal jumlah peserta tidak melebihi yang sudah ditetapkan pemerintah yakni maksimal 30 orang saja dengan prokes yang sangat ketat,” tuturnya.

Baca Juga:  Bentuk Tim Khusus Cegah Illegal Fishing

Momen peringatan HUT kemerdekaan, diharapkan Sigit bisa digunakan untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan yang dicontohkan oleh para pejuang kepada generasi muda, dimana saat ini kita berjuang melawan virus covid-19.

“Untuk mengisi kemerdekaan, negara butuh SDM yang berkualitas dengan kemampuan di bidangnya masing-masing. Baik dari segi keilmuan, tenaga, serta ide untuk bisa membantu dalam pembangunan dan memajukan bangsa dan membuat rakyat yang sejahtera,” Tutup Sigit. (ahm)