BeritaMuara TewehUtama

Di Batara Harga Gas Elpiji 3 kg Melambung Tinggi

MUARA TEWEH,kalteng.co-Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Barito Utara (Batara), H Tajeri menyoroti harga gas elpiji 3 kg yang melambung tinggi. Harga eceran kini berkisar mulai Rp 45.000 – Rp 50.000 per tabung.

Dikatakan Tajeri, dinas terkait seharusnya bisa menyelesaikan perma-salahan yang terjadi ini kalau ada kemauan. Dia pun mempertanyakan penyebab harganya bisa meroket di luar batas harga kewajaran.

“Saya sebagai wakil rakyat sangat menyayangkan hal seperti ini terus-menerus berlanjut, harapan saya dinas terkait segera menertibkan dengan melibatkan aparat penegak hukum, sesuai undang-undang,” ucap Tajeri, belum lama ini. Di sampaikan Ketua Gerindra itu, Ia merasa iba dengan kenaikan harga gas elpiji tersebut. Padahal gas elpiji 3 kg di subsidi oleh pemerintah untuk masyarakat tidak mampu.

“Kita seharusnya mera-sa iba dengan mahalnya harga gas elpiji 3 kg, dinas yang membidangi agar segera melakukan pe-nertiban sebab undang-undang sudah jelas dan tegas mengaturnya. Apak-ah dinas terkait tidak per-nah membaca atau tidak paham dengan aturan?” tegasnya.

Lebih lanjut di jelaskan Tajeri, mengacu dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Selain itu, Peraturan Ber-sama Menteri Dalam Negeri dan Ekonomi Sumber Daya Mineral nomor 17 tahun 2011, ke-mudian Nomor 5 tahun 2011 tentang Pembinaan dan Pendistribusian Terhadap Gas Elpiji 3 kg di daerah.

Seharusnya, ungkap Tajeri, aparat penegak hu-kum bersama pemerintah yang berkewajiban me-nertibkan dan menindak sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.“Jika ini di laksanakan maka akan tertib dan gas elpiji 3 kg yang di subsidi oleh pemerintah akan sampai ke orang yang tepat sasaran. Di daerah hal ini bisa di laksanakan, kenapa di daerah kita tidak?” pungkasnya. (adl)

kalteng kalteng kalteng

Related Articles

Back to top button