PANDEMIUtama

DINKES: Bulan Depan Distribusi Vaksin dari Pusat Sudah Lancar

Pemerintah Baru Menerima 30 Persen
Dari Kebutuhan Total 460 Juta Dosis Vaksin

“Akselerasi untuk mencapai 1,5 juta vaksinasi per hari masih terus di fokuskan. Sejak awal hingga minggu ketiga Juli, suntikan vaksinasi rata-rata sudah mencapai 1 juta dosis, dengan kisaran 900 ribu sampai 1,1 juta per hari,” imbuhnya.

Nadia mengungkapkan, pada Selasa (27/7) pemerintah telah mengamankan
kembali 21,2 juta dosis vaksin Covid- 19 untuk tambahan stok vaksinasi. “Alhamdulillah tadi siang baru terima vaksin Sinovac sebanyak 21,2 juta dosis dalam bentuk bulk. Ini merupakan dosis terbesar yang pernah kita
terima dan akan di gunakan pada bulan Agustus untuk akselerasi vaksinasi,” terang Nadia.

Vaksin yang di terima itu berupa produk setengah jadi dan produk jadi. Dia menyebut, vaksin yang datang dalam bentuk jadi akan di periksa secara fisik dan di kontrol kualitasnya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna memastikan vaksin berkualitas dan aman.

Sedangkan vaksin dalam bentuk setengah jadi (bulk), akan di olah terlebih dahulu oleh PT. Biofarma dalam waktu 2 minggu. Setelah jadi, akan di periksa oleh Badan POM untuk memastikan kualitasnya. “Kurang lebih tersedia 5-7,5 dosis vaksin dari Biofarma setiap minggu, sehingga nanti akan ada 21,5 juta vaksin yang siap di gunakan pada Agustus nanti,” ujar Nadia.

Nadia menambahkan, saat ini pemerintah baru menerima sekitar 30 persen dari kebutuhan total 460 juta dosis vaksin. Sehingga dia meminta
agar pemerintah daerah bisa mengatur prioritas vaksinasi.

“Saat ini distribusi vaksin 50 persen fokus ke Jawa-Bali, dan dari wilayah itu distribusi fokus ke 57 kabupaten/kota aglomerasi. Pembagian vaksin bisa tidak sama, karena harus di fokuskan ke kabupaten/kota yang jumlah kasus dan laju penularannya sangat tinggi,” tandas Nadia. (abw/jpg/ce/ala)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co
Laman sebelumnya 1 2 3

Related Articles

Back to top button