Ekonomi Bisnis

Pemulihan Pariwisata Perlu Peran Milenial

PALANGKA RAYA kalteng.co – Dampak pandemi Covid-19 melanda semua sektor usaha, salah sat­unya pariwisata. Untuk memulihkan usaha di bidang industri wisata, maka sangat diperlukan peran serta milenial baik sebagai wisatawan mau­pun influencer wisata.

“Milenial dapat terlibat sebagai wisatawan, influ­encer dan juga pelaku in­dustrinya, dengan memak­simalkan teknologi digital pariwisata yang diimple­mentasikan dengan peng­gunaan smartphone atau gadget,” terang Ketua Asso­ciation of The Indonesian Tours And Travel Agen­cies (ASITA) Kalimantan Tengah (Kalteng), Bhayu Rhama kepada Kalteng Pos, kemarin.

Menurut Bhayu yang juga seorang akademisi pariwisata dari FISIP UPR ini, untuk menghidupkan wisata di Kalteng, ASITA melakukan strategi pro­mosi digital travel market, dengan membuat platform hayo.travel yang memuat semua paket wisata di 34 provinsi, untuk memudah­kan wisatawan membeli paket wisata.

Selain itu, lanjut dia, ASITA juga sudah menge­luarkan panduan pro­tokol kesehatan bagi ang­gota di tempat kerja mas­ing-masing dan meminta anggota melakukan self asessment dalam melak­sanakan cleanlineness, healthyness, safety dan environment sustainabil­ity (CHSE).

Saat ini, jelas Bhayu, pe­merintah juga disarankan lebih intens berkomuni­kasi dengan ASITA untuk menyusun program kerja. Sebab, anggota ASITA ada­lah perusahaan berbadan hukum yang merupakan ujung tombak pemasaran dan penjualan wisata di Kalteng.

“Meskipun kondisi wisa­ta masih belum normal saat ini. Namun sudah mu­lai ada pergerakan wisata dengan dibukanya bebera­pa destinasi wisata, seperti Taman Nasional Tanjung Puting di Kotawaringin Barat dan Kereng Bangkirei di Kota Palangka Raya,” ungkapnya.

Di sektor wisata MICE, tambah Bhayu, perlu di­dorong agar pemerintah dalam melakukan kegia­tannya juga menggandeng anggota ASITA. Lebih lan­jut, Bhayu menyampaikan bahwa pariwisata merupa­kan sebuah perjalanan panjang.

“Untuk itu saya ber­harap sumber daya ma­nusia maupun sumber daya pendukung lainn­ya harus kita mulai dan persiapkan dari seka­rang, demi generasi dan lingkungan di masa yang akan datang,” tutupnya. (uut/aza)

Related Articles

Back to top button