Gubernur dan Wagub Kalteng Terima Kunjungan Komisi V DPR RI, Dorong Percepatan Infrastruktur Strategis

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menerima kunjungan kerja Komisi V DPR RI dalam rangka Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024–2025 di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (14/4/2025).
Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas berbagai isu dan permasalahan pembangunan, terutama di bidang infrastruktur dan perhubungan yang menjadi fokus Komisi V DPR RI. Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang diharapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Komisi V. Usulan tersebut mencakup empat bidang utama:
Jalan dan Jembatan
1.Penyelesaian jalan tembus lintas tengah (missing link) ruas Tumbang Sanamang–batas Kalbar sepanjang 90,5 km.
2.Peningkatan akses jalan dari Jembatan Sei Jelai (Kab. Sukamara) menuju Kalbar (Kab. Ketapang).
3.Pelebaran dan peningkatan jalan Trans Kalimantan lintas selatan, tengah, dan penghubung agar memenuhi standar nasional (2-7-2).
Sumber Daya Air
1.Percepatan pembangunan Bendungan Muara Juloi di Kabupaten Murung Raya.
2.Rehabilitasi jaringan irigasi rawa di lima kabupaten: Kapuas, Pulang Pisau, Katingan, Kotawaringin Timur, dan Seruyan.
3.Peningkatan sistem drainase pengendali banjir di Kota Palangka Raya.
Perumahan dan Kawasan Permukiman
1.Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat terdampak banjir dan keluarga miskin.
2.Pembangunan rumah susun dan rumah khusus di berbagai wilayah Kalteng.
Perhubungan
Gubernur juga menyoroti rendahnya tingkat pencatatan ekspor dari Kalteng. Berdasarkan data exit gateway tahun 2024, hanya 17,43% ekspor tercatat melalui Kalteng, sisanya melalui Kalsel dan provinsi lain. Solusi yang ditawarkan antara lain:
1.Optimalisasi alur Sungai Kapuas Murung melalui pengerukan sungai dan pengembangan Ship to Ship Transfer (STS) dengan skema Konsesi Wilayah Tertentu di Perairan (WTDP).
2.Peningkatan Bandara Iskandar (Pangkalan Bun) dan Bandara Tjilik Riwut (Palangka Raya) serta perencanaan pembangunan bandara baru di Sebuai.
3.Peningkatan keselamatan transportasi melalui penyediaan perlengkapan jalan dan penanganan lokasi rawan kecelakaan.
Pentingnya Afirmasi Anggaran Di Bidang Infrastruktur
Gubernur menekankan, bahwa dukungan terhadap pengembangan infrastruktur transportasi akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran daerah. “Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan Komisi V DPR RI untuk mendorong percepatan pembangunan di Kalimantan Tengah,” pungkas Agustiar.
Sementara itu, Wagub Edy Pratowo menambahkan bahwa Kalteng mengemban mandat nasional sebagai Pusat Pangan, Pusat Konservasi Internasional, dan basis hilirisasi sumber daya alam. Menurutnya, infrastruktur dan konektivitas merupakan prasyarat penting dalam mewujudkan pengembangan wilayah strategis nasional.
“Kami mohon dukungan Komisi V dalam penyelesaian tata ruang dan percepatan infrastruktur untuk menunjang program-program strategis nasional sesuai dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden,” ujar Edy. Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyatakan dukungan penuh atas berbagai usulan Pemprov Kalteng. Ia menegaskan pentingnya afirmasi anggaran di bidang infrastruktur, terlebih dalam kondisi APBN yang terbatas.
“Kami sudah mencermati dengan baik usulan dari Pak Gubernur dan Pak Wagub. Komisi V siap mendukung dan akan mendorong agar mitra kerja kami segera menindaklanjuti,” kata Lasarus. Ia juga berharap pada tahun 2025 akan ada tambahan anggaran di Kementerian PUPR agar kebutuhan infrastruktur Kalteng bisa segera direalisasikan. (pra)
EDITOR : TOPAN



