PEMKO PALANGKA RAYA

Wali Kota Kukuhkan 504 Relawan REDKAR dan Salurkan Dana Hibah Rp600 Juta ke 16 BPK Swakarsa

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Sebanyak 504 relawan pemadam kebakaran (REDKAR) secara resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, dalam sebuah apel akbar yang digelar di halaman Kantor Wali Kota, Rabu (28/5/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya juga menyalurkan dana hibah senilai Rp600 juta kepada 16 Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Swakarsa sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan Penanganan Kebakaran Perumahan/Pemukiman.

Apel pengukuhan yang berlangsung penuh semangat itu menjadi momentum penting di tengah ancaman musim kemarau dan potensi kebakaran lahan gambut yang masih tinggi di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya.

“Menjadi relawan pemadam kebakaran bukanlah tugas biasa, ini adalah panggilan jiwa. Di sinilah keberanian dan kepedulian diuji,” ujar Wali Kota Fairid Naparin dalam sambutannya.

Fairid menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para relawan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menghadapi bencana karhutla, terutama di daerah-daerah terpencil dan sulit dijangkau. Ia mengingatkan bahwa sekitar 60 persen wilayah Kota Palangka Raya merupakan lahan gambut yang sangat mudah terbakar saat musim kemarau panjang.

Fairid juga menyinggung data kebakaran pada tahun 2023, di mana lebih dari 1.200 kejadian karhutla tercatat di Kalimantan Tengah, dan 300 kasus di antaranya terjadi di wilayah Kota Palangka Raya. Dampak dari kebakaran tersebut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas pendidikan, serta melumpuhkan kegiatan ekonomi.

Dalam situasi genting semacam itu, kata Fairid, kehadiran relawan REDKAR dan BPK Swakarsa menjadi komponen vital dalam sistem mitigasi bencana berbasis masyarakat.

Usai apel, Fairid menyerahkan hibah senilai Rp37,5 juta secara simbolis kepada masing-masing dari 16 BPK Swakarsa. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung operasional, perawatan peralatan, hingga pelatihan personel di lapangan.

“Bantuan ini bukan hadiah, tetapi amanah. Amanah agar kita semakin siap dan tangguh dalam menghadapi tantangan musim kering ke depan,” tegas Fairid.

Ia menambahkan, bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari 100 hari program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya yang difokuskan pada peningkatan kapasitas penanggulangan bencana dan perlindungan lingkungan hidup.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Gloriana Aden, dalam keterangannya menyampaikan, bahwa dari total 36 BPK Swakarsa yang terdaftar, hanya 16 unit yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan verifikasi lapangan.

“Ini bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk pengakuan atas kerja keras dan dedikasi mereka. Kami berharap langkah ini memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kota dari ancaman karhutla,” jelas Gloriana. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button