BeritaKAWAT DUNIANASIONALPOLITIKA

Gelombang Pertama WNI Dievakuasi dari Iran Tiba di Jakarta Besok

KALTENG.CO-Ketegangan geopolitik yang memanas antara Iran dan Israel telah mendorong Pemerintah Indonesia mengambil langkah cepat untuk melindungi warganya.

Pemerintah memprioritaskan evakuasi dan pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Timur Tengah kembali ke Tanah Air.

Sebagai tindak lanjut, gelombang pertama WNI yang dievakuasi dari Iran melalui Azerbaijan dijadwalkan tiba di Jakarta pada besok, Selasa (24/6/2025).

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan, menyampaikan bahwa evakuasi WNI dari Iran ini adalah sesuai dengan arahan dan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Sejak konflik antara Iran dan Israel memanas, Pemerintah Indonesia telah menyiapkan langkah kontingensi dan rencana evakuasi.

Presiden Prabowo Tekankan Perlindungan WNI di Timur Tengah

“Presiden Prabowo memprioritaskan perlindungan WNI di negara-negara Timur Tengah dan segera menyiapkan rencana kontijensi dan evakuasi,” ungkap Budi Gunawan. Hal ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk memastikan keselamatan dan keamanan warganya di tengah situasi konflik yang tidak menentu.

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut merinci bahwa jumlah WNI yang diterbangkan dari Azerbaijan ke Indonesia pada gelombang pertama ini adalah sebanyak 29 orang. Mereka telah melakukan perjalanan darat dari Iran menuju Kota Baku di Azerbaijan. Dari Baku, para WNI diterbangkan menggunakan pesawat komersial menuju Indonesia.

“Gelombang pertama WNI dari Iran berjumlah 29 orang disebar dalam 3 penerbangan komersial berangkat dari Baku, Azerbaijan tanggal 23 Juni 2025 dan tiba di Jakarta pada 24 Juni 2025 sore hari,” jelas Budi Gunawan, memberikan detail jadwal kedatangan.

Antisipasi Evakuasi Lanjutan dan Dorongan Diplomasi

Purnawirawan jenderal bintang empat Polri itu juga menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia terus mengantisipasi perkembangan situasi untuk evakuasi lanjutan WNI lainnya dari Iran. Berdasarkan data yang ada, masih terdapat ratusan WNI yang berada di Iran dan mungkin memerlukan bantuan evakuasi.

Selain upaya perlindungan WNI, Indonesia juga secara aktif mendorong agar konflik Iran dengan Israel, yang juga melibatkan Amerika Serikat (AS), dapat diselesaikan melalui jalur perundingan.

“Pemerintah Indonesia mendorong semua pihak untuk kembali ke meja perundingan untuk mencapai penyelesaian konflik permanen,” kata Budi Gunawan.

Sikap ini menegaskan posisi Indonesia yang senantiasa mengedepankan solusi damai dalam penyelesaian sengketa internasional.

Dengan kedatangan gelombang pertama WNI ini, diharapkan memberikan kelegaan bagi keluarga di Tanah Air sekaligus menjadi sinyal kesiapan pemerintah dalam menghadapi dinamika geopolitik global. (*/tur)

KADIN KALTENG
https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button