Perpisahan Shania Gracia JKT48: Dedikasi Generasi Ketiga untuk Setlist Orisinal

KALTENG.CO-Sabtu malam (26/7/2025) di Istora Senayan menjadi saksi bisu sebuah momen yang akan terukir dalam sejarah JKT48.
Di tengah euforia konser Full House JKT48 yang memperkenalkan lagu-lagu untuk setlist orisinal mereka, Kapten Shania Gracia membuat pengumuman yang menggetarkan hati ribuan penggemar: ia akan segera lulus dari JKT48.

Pengumuman ini datang di penghujung konser, saat atmosfer masih dipenuhi semangat dari pencapaian besar JKT48 yang akhirnya memiliki setlist orisinal. Gracia, dengan mata berkaca-kaca namun suara penuh keyakinan, menyampaikan isi hatinya di atas panggung.
Impian yang Menjadi Alasan Bertahan
Gracia memulai dengan mengutarakan rasa syukurnya. “Setlist orisinal ini bukan hanya pencapaian, tapi impian. Juga hasil dari dukungan kalian para fans yang selalu ada untuk kami,” ucapnya, disambut sorakan haru dari penonton.
Ia mengakui bahwa hadirnya setlist orisinal teater JKT48 adalah alasan terbesar ia bertahan selama ini. Bagi Gracia, menjadi bagian dari sejarah ini adalah sebuah keharusan. “Aku ingin kalian semua tahu, bahwa ini adalah alasan aku bertahan sampai sejauh ini. Aku ingin kalian semua, merasakan betapa besarnya cinta yang telah aku dan semua member berikan untuk setlist orisinal ini,” lanjutnya dengan suara bergetar.
Gracia juga menyampaikan kabar gembira bahwa setlist orisinal tersebut akan mulai dipentaskan pada bulan September. Ia berharap, saat para penggemar menyaksikannya nanti, mereka bisa merasakan bahwa dirinya pernah menjadi bagian dari momen bersejarah itu.
“Aku ingin, saat kalian melihat setlist orisinal ini, kalian ingat bahwa Gracia pernah ada di sini,” ujarnya, sebuah kalimat yang menghujam perasaan dan membuat ribuan penggemar terdiam, meresapi setiap kata yang keluar dari bibir sang kapten.
Perpisahan Sang Kapten dan Warisan Berharga
Malam itu, Shania Gracia secara resmi mengumumkan kelulusannya dari JKT48. Namun, dalam momen perpisahan yang mengharukan itu, ia juga menitipkan pesan mendalam. “Aku sangat mencintai JKT48, dan aku ingin kalian juga mencintai JKT48,” ucapnya. “Setlist orisinal ini akan menjadi tribute-ku, sebagai member dan kapten JKT48.”
Penggemar lantas meneriakkan nama Shania Gracia berkali-kali, diikuti ucapan terima kasih yang tulus. Konser kemudian ditutup dengan lagu Green Flash, sebuah lagu yang secara ironis penuh makna perpisahan dan refleksi, semakin menambah syahdunya malam itu. Gracia berdiri di tengah sorotan cahaya, dikelilingi rekan-rekan seperjuangannya, menciptakan pemandangan yang tak terlupakan.
Jejak Karir Shania Gracia di JKT48
Perjalanan Shania Gracia di JKT48 adalah sebuah dedikasi yang panjang. Ia pertama kali diperkenalkan sebagai anggota generasi ketiga JKT48 pada 15 Maret 2014, saat usianya masih sangat muda, 14 tahun.
Setelah melewati masa pelatihan yang ketat, ia dipromosikan ke Tim T pada 24 Januari 2015. Tak lama kemudian, pada 11 September 2016, ia dipindahkan ke Tim KIII, di mana ia semakin menunjukkan potensi kepemimpinannya.
Gracia terus berkembang dan akhirnya dipercaya menjadi Kapten JKT48, menjadikannya salah satu pilar penting dalam grup. Kini, ia adalah salah satu dari dua anggota generasi ketiga yang masih tersisa, bersama Feni, yang menunjukkan betapa panjang dan berartinya perjalanan karirnya di JKT48.
Pengumuman kelulusan ini memang menandai akhir dari sebuah era bagi Gracia di JKT48. Namun, di sisi lain, ini juga menjadi awal dari penghormatan besar. Setlist orisinal teater JKT48 yang selama ini hanya menjadi impian, kini akan jadi kenyataan, menjadi warisan abadi. Dan dalam setiap nada dan liriknya, Gracia akan tetap hidup, menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah JKT48. (*/tur)



