Maksimalkan PAD, Bapenda Sisir 9 Objek Pajak

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya terus menggencarkan upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kegiatan pendataan, penagihan dan pengawasan pajak daerah. Dalam kegiatan lapangan yang dilaksanakan Kamis (18/6/2026), petugas menyasar sembilan objek pajak dari berbagai sektor usaha.
Objek pajak yang dikunjungi terdiri dari lima usaha Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman, tiga usaha PBJT kesenian dan hiburan, serta satu objek PBJT jasa perhotelan. Dari kegiatan tersebut, petugas melaksanakan lima pendataan, dua penagihan dan dua pengawasan terhadap wajib pajak.

Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah berkelanjutan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh potensi pajak daerah dapat terdata dan dikelola secara optimal.
“Pendataan, penagihan dan pengawasan kami lakukan secara rutin untuk memastikan kepatuhan wajib pajak sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah yang nantinya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan,” ujarnya.
Menurut Emi, pendekatan yang dilakukan petugas di lapangan tidak hanya sebatas penagihan, tetapi juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha terkait hak dan kewajiban perpajakan daerah.
“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Tujuannya agar pelaku usaha memahami pentingnya kontribusi pajak terhadap pembangunan Kota Palangka Raya,” katanya.
Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan untuk memastikan objek usaha yang telah terdaftar tetap menjalankan kewajiban perpajakannya sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara bagi usaha yang belum terdaftar akan dilakukan pendataan untuk selanjutnya diproses menjadi wajib pajak.
“Setiap potensi pajak harus terdata dengan baik. Karena itu kami terus turun ke lapangan agar tidak ada objek usaha yang terlewat dari pendataan,” tegasnya.
Bapenda optimistis langkah tersebut mampu meningkatkan kesadaran wajib pajak sekaligus memperkuat penerimaan daerah di tengah pertumbuhan sektor usaha yang terus berkembang di Kota Palangka Raya.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha semakin kuat sehingga target PAD dapat tercapai dan manfaatnya bisa dirasakan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (oiq)



