BeritaHukum Dan Kriminal

Tragedi Berdarah di Barito Utara, Polisi Pastikan Pembunuhan Sudah Dirancang Matang

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kasus pembunuhan sadis yang menewaskan satu keluarga di perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur itu dipastikan merupakan aksi yang telah direncanakan secara matang oleh para pelaku.

Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto menegaskan, hasil penyelidikan mengarah pada dugaan kuat adanya perencanaan sebelum aksi keji tersebut dilakukan.

“Kasus ini kami pastikan merupakan pembunuhan berencana dan saat ini ditangani penuh oleh Satreskrim Polres Barito Utara,” ujarnya saat dikonfirmasi. Ia menambahkan, para pelaku akan dijerat dengan pasal berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami jerat tersangka dengan Pasal 459 dan Pasal 458 tentang pembunuhan berencana,” tegasnya. Sejauh ini, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka yang berhasil diamankan, masing-masing berinisial FN, LK, dan SA. “Kami tetapkan tersangka ada tiga orang yang sudah diamankan,” ungkapnya.

Meski demikian, jumlah pelaku yang terlibat dalam kasus ini dipastikan lebih dari itu. Polisi menyebut total ada empat orang yang berperan dalam aksi tersebut. “Satu pelaku lainnya masih buron dan saat ini terus kami lakukan pengejaran,” jelasnya. Kapolres juga memastikan identitas pelaku yang masih melarikan diri telah dikantongi oleh pihak kepolisian.

“Identitasnya sudah kami ketahui. Seorang laki-laki berinisial MN dan saat ini tim terus bergerak untuk melakukan penangkapan,” pungkasnya. Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di sebuah pondok hutan kawasan KM 80, yang berada di perbatasan kawasan PT. Timber Dana.

Dalam insiden tersebut, lima orang dilaporkan meninggal dunia, yakni Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), David (3), dan Ono (50). Seluruh korban diketahui merupakan warga Desa Benangin 2, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara.

Satu korban lainnya, Alfian (40), berhasil selamat meski mengalami luka berat dan telah menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Teweh. (oiq)

Related Articles

Back to top button