BeritaDISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pemprov Kalteng Optimalkan Upaya Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mengoptimalkan berbagai langkah strategis guna menjaga kestabilan ketersediaan pasokan serta harga kebutuhan pokok di daerah.

Hal ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 bersama Kementerian Dalam Negeri secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng.

Menurut Yuas, pengendalian inflasi tidak hanya berfokus pada harga, tetapi juga memastikan ketersediaan pasokan tetap aman dan distribusi berjalan lancar di seluruh wilayah.

“Pengendalian inflasi harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan, karena stabilitas harga sangat berpengaruh terhadap daya beli dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Rabu(6/5/2026).

Ia mengungkapkan, inflasi Kalimantan Tengah saat ini tercatat sebesar 3,66 persen atau masih berada di atas rata-rata nasional. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk terus memperkuat langkah pengendalian yang terukur dan berkelanjutan.

Yuas menegaskan, Pemprov Kalteng akan terus mengoptimalkan berbagai upaya, seperti pelaksanaan pasar murah, pemantauan harga bahan pokok secara rutin, serta penguatan distribusi logistik antarwilayah.

“Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, Bulog, serta seluruh pemangku kepentingan guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga kebutuhan pokok,” tegasnya.

Selain itu, sinergi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga terus ditingkatkan sebagai langkah konkret dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar.

Sementara itu, dalam rapat koordinasi tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan melalui penguatan distribusi, pelaksanaan operasi pasar, serta pengawasan harga di lapangan.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemprov Kalteng optimistis stabilitas pasokan dan harga pangan dapat terus terjaga, sehingga mampu menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat tetap stabil. (bam)

Related Articles

Back to top button