BeritaHukum Dan Kriminal

Kotim Tertinggi Kasus Curat, Kapuas Rawan Curas dan Palangka Raya Darurat Curanmor

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Polda Kalimantan Tengah memetakan sejumlah daerah yang menjadi wilayah dengan angka kejahatan 3C tertinggi sepanjang tahun 2026. Hasilnya, Kabupaten Kotawaringin Timur tercatat sebagai daerah dengan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) terbanyak, sementara Kabupaten Kapuas mendominasi kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) dan Kota Palangka Raya menjadi wilayah dengan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) tertinggi.

Kapolda Kalteng, Iwan Kurniawan mengatakan, pemetaan tersebut dilakukan sebagai dasar evaluasi sekaligus penyusunan strategi pencegahan kejahatan yang lebih efektif. “Dari pemetaan yang kami lakukan, kasus Curat paling banyak terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, sedangkan kasus Curas tertinggi berada di Kabupaten Kapuas dan kasus Curanmor paling dominan terjadi di Kota Palangka Raya,” katanya, Sabtu (30/5/2026).

Gambar Kiri Gambar Kanan

Secara keseluruhan, Polres Kotawaringin Timur menjadi satuan wilayah dengan penanganan kasus 3C terbanyak, yakni mencapai 72 kasus dengan 48 tersangka. Posisi berikutnya ditempati Polresta Palangka Raya dengan 69 kasus dan Polres Kotawaringin Barat sebanyak 34 kasus.Kapolda menjelaskan, para pelaku menggunakan berbagai modus untuk melancarkan aksinya.

Pada kasus Curat, ditemukan modus pecah kaca mobil dan pencurian tandan buah segar (TBS) di kawasan perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara. Sementara pada kasus Curas, terdapat pelaku yang melakukan aksi kejahatan untuk memenuhi kebutuhan bermain judi online. Adapun pada kasus Curanmor, pelaku umumnya menggunakan kunci T untuk merusak sistem penguncian kendaraan sebelum membawa kabur motor korban.

Menurutnya, pemetaan daerah rawan kejahatan akan terus diperbarui sehingga langkah pencegahan maupun penindakan dapat dilakukan secara lebih terukur dan tepat sasaran. “Modus-modus kejahatan yang ditemukan menunjukkan bahwa para pelaku terus mencari celah untuk melakukan aksinya. Karena itu masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar,” tutupnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button