Demi Lingkungan yang Lebih Aman, DLH Kalteng Intensifkan Pelatihan Pengelolaan Limbah B3

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Komitmen memperkuat pengelolaan lingkungan hidup terus dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah. Salah satunya melalui kegiatan In-House Training Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor DLH Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (4/6/2026).
Pelatihan internal tersebut diikuti oleh aparatur dan tenaga teknis lingkungan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dalam menangani limbah B3 secara aman, tepat, dan sesuai regulasi. Kegiatan ini juga menjadi sarana penyegaran pengetahuan terkait perkembangan aturan dan standar pengelolaan limbah yang terus mengalami penyesuaian.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, Joni Harta, mengatakan bahwa kemampuan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor utama dalam keberhasilan pengawasan dan pengelolaan lingkungan hidup di daerah. Menurutnya, limbah B3 memiliki karakteristik khusus yang memerlukan penanganan secara profesional untuk mencegah risiko pencemaran lingkungan maupun gangguan terhadap kesehatan masyarakat.
“Peningkatan kapasitas aparatur harus menjadi perhatian bersama. Dengan pemahaman yang baik, setiap petugas dapat menjalankan tugasnya secara optimal mulai dari pengawasan, pendataan, hingga pengelolaan limbah B3 sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Joni Harta.
Ia menjelaskan bahwa pengelolaan limbah B3 tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif, tetapi juga membutuhkan pemahaman teknis yang mendalam mengenai proses identifikasi, penyimpanan sementara, pengangkutan, pemanfaatan, hingga pengolahan akhir limbah.
Karena itu, melalui pelatihan ini para peserta diberikan materi yang komprehensif mengenai sistem pengelolaan limbah B3, termasuk mekanisme pelaporan dan pengendalian yang menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan lingkungan hidup. “Pemahaman yang kuat terhadap prosedur pengelolaan limbah B3 akan membantu meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan sekaligus meminimalkan potensi dampak negatif terhadap lingkungan,” katanya.
Selain memperkuat kemampuan teknis, kegiatan tersebut juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan antarpegawai dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan lingkungan yang semakin dinamis. Joni Harta menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila diiringi dengan pengelolaan lingkungan yang baik serta didukung oleh aparatur yang kompeten dan profesional.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga pengawasan dan pengelolaan lingkungan di Kalimantan Tengah semakin efektif,” tambahnya. Melalui kegiatan ini, DLH Provinsi Kalimantan Tengah berharap tercipta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan pengelolaan lingkungan masa kini, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (pra)



